logo2021

JAKARTA-Sekretaris Jenderal Palang Merah Indonesia (PMI) Sudirman Said mendorong penguatan kerja sama bantuan kemanusiaan di regional Asis-Pasifik. Kerja sama antarnegara kawasan Asia-Pasifik tersebut meliputi peningkatan kapasitas aktor kemanusiaan serta kolaborasi bantuan kemanusiaan dalam menghadapi krisis. Hal tersebut disampaikan Sudirman dalam Peluncuran Virtual Konferensi Bantuan Kemanusiaan 2021, Senin (7/6/2021).

Menurut Sudirman, dialog dan pertukaran pengalaman antaraktor kemanusiaan antarnegara kawasan penting dilaksanakan sebagai wujud semangat kolaboratif. Terlebih bagi perhimpunan nasional, hal tersebut merupakan prinsip utama dalam penyelenggaraan bantuan kemanusiaan.

“Seperti dalam krisis global saat ini akibat pandemi COVID-19, koordinasi operasional yang kuat antara aktor kemanusiaan negara dan non-negara, termasuk organisasi kemanusiaan dan komunitas, menjadi sangat vital,” jelas Sudirman.

Lebih lanjut, terang Sudirman, pandemi covid-19 tidak hanya menciptakan banyak tantangan tetapi juga peluang untuk meningkatkan aksi kemanusiaan di tingkat lokal, nasional, maupun regional. Peluang tersebut, katanya, bermuara pada penguatan respons global terhadap krisis. Seperti yang dilakukan PMI dalam membantu pemerintah menanggulangi pandemi covid-19 dan di sisi lain membantu menyediakan bantuan internasional.

“Kita harus senasional mungkin dan seinternasional sesuai kebutuhan,” singkatnya.

Sudirman mengapresiasi langkah Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia untuk mengadakan Konferensi Regional Asia-Pasifik Bantuan Kemanusiaan 2021. Ia mendorong semua organisasi kemanusiaan dan pemerintah mendukung upaya dialog lanjutan tersebut demi penguatan kapasitas nasional dan regional aktor kemanusiaan.

“Kami menyambut baik untuk menjadi bagian dari dialog ini dan dengan senang hatiĀ  menjadi pembicara salah satu sesi, sebagaimana diminta oleh kementerian Luar Negeri,” tukasnya.

Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri Febian Alphyanto Ruddyard menegaskan, Indonesia akan kembali menyelenggarakan Regional Conference on Humanitarian Assitence (RCHA) 2021 pada Agustus mendatang. RCHA tersebut diharapkan menjadi bakal kerja sama lainnya yang lebih intensif di bidang bantuan kemanusiaan di Asia-Pasifik.

“Saat kebutuhan untuk bantuan kemanusiaan masih mencapai jutaan orang di Asia-Pasifik , aksi-aksi kemanusiaan di kawasan masih dilaksanakan secara terpisah-pisah dan tidak terkoneksi. Untuk itu, dibutuhkan suatu kerangka pemersatu yang inklusif guna menguatkan kolaborasi dan kapasitas aktor-aktor kemanusiaan,” tegasnya.

Farhan Irfan

Staf Humas Markas Pusat PMI

https://pmi.or.id
X