logo2021

Sebanyak satu juta kemasan sabun antiseptik siap didistribusikan Palang Merah Indonesia (PMI) ke sejumlah wilayah zona merah covid-19. Sejumlah 60.000 liter disinfektan juga akan didistribusikan ke daerah demi keberlanjutan operasi penanganan covid-19. Distribusi logistik Gudang Darurat PMI bakal terus mendukung operasi percepatan penanganan covid-19 selama pandemi berlangsung.

PMI Pusat akan mengirimkan sejumlah logistik ke delapan wilayah zona merah covid-19 di Indonesia. Jutaan kemasan sabun antiseptik senilai Rp 1, 7 miliar di antaranya akan didistribusikan ke Kalimantan Selatan, Jawa Timur, DKI Jakarta, Sulawesi Selatan, Banten, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, serta Jawa Tengah.

“Ini untuk mendukung operasi percepatan penanganan covid-19 di wilayah zona merah. Sabun antiseptik ini nanti akan didistribusikan relawan PMI daerah ke masyarakat untuk mendukung kebiasaan cuci tangan,” Jelas Ilham Huznul, Staf Logistik PMI Pusat, Jumat (11/9/2020).

Selain mengirimkan sabun antiseptik, Gudang Darurat Covid-19 PMI menyiapkan 60.000 liter kaporit cair untuk disinfeksi. Baim sapaan akrab Ilham menjelaskan, puluhan ribu liter kaporit ini digunakan sebagai bahan campuran disinfektan yang selama ini digunakan PMI. Sejumlah wilayah rawan penularan covid-19, kata Baim, akan menerima logistik ini untuk operasi disinfeksi.

Selama 7 bulan operasi percepatan penanganan covid-19, Gudang Darurat Covid-19 PMI telah mendistribusikan jutaan logistik ke wilayah. Baik perlengkapan keselamatan relawan maupun bantuan untuk masyarakat, disalurkan segera setelah sampai ke gudang logistik.

“Gudang logistik yang baik itu adalah yang kosong. Jadi setelah sampai, kami langsung buat perencanaan distribusi, di sini hanya transit saja,” ujar Baim.

Sejak awal pandemi, tepatnya sejak Maret 2020, PMI telah membangun 7 gudang darurat serta 4 gudang tambahan. Gudang tersebut menyimpan logistik seperti alat pelindung diri (APD), paket Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), hingga sembako untuk masyarakat.

X