logo2021

JAKARTA – Untuk meningkatkan pelayanan serta menekan Biaya Pengganti Pengelolaan Darah (BPPD) secara nasional, Palang Merah Indonesia (PMI) akan melakukan groundbreaking pabrik kantong darah yang dilakukan secara langsung oleh Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, pada (24/09) di wilayah Kp. Pamahan, RT. 014/06, Desa Jatireja, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Selain akan melakukan groundbreaking, Jusuf Kalla juga akan melakukan peletakan batu pertama pendirian pabrik Fraksionasi Plasma.

Menurut JK, Pelayanan penyediaan darah harus dilakukan secara profesional dan membutuhkan tempat, tenaga dan fasilitas yang memenuhi standar. Salah satu fasilitas yang dibutuhkan adalah kantong darah.

“Sampai saat ini kebutuhan kantong darah di Indonesia didapat dengan jalan impor, karena Indonesia belum mampu memproduksinya. Oleh karenanya, dengan adanya produksi kantong darah di Indonesia bisa merupakan salah satu upaya untuk membantu kelancaran pengelolaan darah.” Jelas JK.

Lebih lanjut JK menjelaskan, dengan target pengumpulan darah per tahun sebanyak 2 % jumlah penduduk yang saat ini berjumlah sekitar 240 juta jiwa, maka akan diperlukan 4,8 sampai 5 juta kantong komponen darah per tahun , yang dapat bersumber dari 3  juta pendonor darah, dengan kata lain, dibutuhkan 3 juta kantong  darah lengkap yang dapat berupa  kantong darah dengan  berbagai jenis.

“Jumlah kebutuhan darah pertahun di Indonesia sudah mendekati angka 5 juta, kita harapkan ke depan, pabrik ini mampu memproduksi secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan stok kantong darah di Indonesia,” ujar JK.

Menurut Farid Husain, Ketua Bidang Unit Donor Darah PMI dan Rumah Sakit PMI menjelaskan, dalam produksi kantong darah selain faktor jumlah, perlu diperhatikan kualitas yang sangat ditentukan oleh persyaratan mutlak yakni bahan kantong darah, bahan jarum dan ketajamannya, jenis dan stabilitas cairan antikoagulan, kekuatan label, nomor baik pada kantong ataupun selangnya, dan kemasannya. Sedangkan desain, International Society of Blood transfusion (ISBT) Barr Code dan data yang tertera dalam label juga merupakan persyaratan tambahan untuk kantong yang digunakan oleh Unit Donor Darah (UDD) PMI.

“Dalam pembangunan pabrik kantong darah ini, PMI bekerjasama dengan Green Cross Medical Science Corp, yang kantong darahnya sudah memenuhi standar ketentuan Unit Donor Darah PMI dan melalui uji mutu yang telah dilakukan. Diharapkan juga, dapat menjamin ketersediaan kantong darah nasional secara mandiri.” Jelas Farid.

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi;

dr. Linda Lukitari Waseso,

Pengurus Pusat PMI, Wakil Ketua Bidang Kesehatan, Unit Donor Darah dan Rumah Sakit Palang Merah Indonesia

Phone               : 021 7992325

Fax                   : 021 7995188

Email                : pmi@pmi.or.id

Facebook          : PALANG MERAH INDONESIA (Fanpage)

Twitter              : @palangmerah

X