logo2021

JAKARTA, – Upaya menekan angka kematian akibat covid-19 terus dilakukan Palang Merah Indonesia (PMI) dengan plasma konvalesens. PMI memfasilitasi donor plasma darah penyintas covid-19 tersebut di-42 Unit Donor Darah (UDD) di sejumlah wilayah. Salah satu penyintas yang difasilitasi yakni, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen Doni Monardo.

Donor plasma konvalesens Doni dilakukan di UDD PMI DKI Jakarta, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Senin (1/3/2021). Jenderal bintang tiga tersebut menyumbangkan 400 cc plasma konvalesens untuk keperluan terapi pendamping pasien covid-19. Kepala BNPB yang dinyatakan sembuh dari covid-19 pada 17 hari yang lalu tersebut mengaku ingin membatu sesama dengan plasma darah tersebut.

“Saya sembuh karena bantuan tenaga kesehatan. Bagi kita yang selamat, donor plasma konvalesens ini merupakan bentuk balas budi atau bantuan kita kepada nakes agar bebanya terkurangi, sekaligus bentuk syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa,” jelasnya.

Doni menambahkan, donor plasma konvalesens yang telah dicanangkan menjadi gerakan nasional ini harus terus disosialisasikan khususnya kepada penyintas covid-19. Pasalnya hingga saat ini, permintaan terhadap plasma konalesens masih cukup tinggi. Tercatat dalam sehari permintaan terhadap plasma darah tersebut bisa mencapai 400 kantong.

“Ini adalah gerakang tolong-menolong, gotong-royong. jadi kepada para penyintas, saya imbau untuk menodonorkan plasma darahnya demi menolong sesama,” imbuhnya.

Doni menegaskan, donor plasma konvalesens tidak jauh berbeda dengan donor darah biasa. Mantan Wakil Komandan Jenderal (Wadanjen) Pasukan Khusus ini mengaku tidak mengalami kesulitan atau pun efek samping.

“Saya sudah diperiksa kelayakannya, sudah menjalani serangkaian tes, Alhamdulillah layak. Tidak ada perbedaan mencolok, hanya alatnya saja yang berbeda,” katanya.

Sejak dicanangkan sebagai gerakan nasional oleh Wakil Presiden Maruf Amin, persediaan plasma konvalesens PMI meningkat. Kepala Bidang Donor Darah PMI dr. Linda Lukita Waseso meneybut, persediaan dan permintaan plasma konvalesns di PMI kini mulai seimbang.

“Dulu hanya bisa memenuhi 40 kantong dari 200 permintaan setiap hari, sekarang sudah hampir seimbang. Seperti sekarang permintaannya 409 bag, kami ada persediaan 600, persoalannya golongan darah tertentun yang sulit, seperti AB misalnya. Ini yang membuat waktu tunggu agak lama,” tukansya.

Hingga 1 Maret 2021, PMI telah menghimpun saebanyak 21.130 kantong darah dari 42 UDD.

Farhan Irfan

Farhan Irfan

Staf Humas Markas Pusat PMI

https://pmi.or.id
X