logo2021

Menggunakan pesawat CN-2905 dari Squadron 2 Halim Perdanakusumah, hari ini (1/1), pukul 18.45 wib, tim Palang Merah Indonesia (PMI) berangkat mengantarkan dua peti jenazah penumpang Airasia QZ8501 berikut barang milik korban dari Lanud Bun Kalimantan Tengah menuju Bandar Udara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur.

Tim PMI yang lain berada di Lanud Bun Kalimantan Tengah, tetap bersiaga di beberapa pos evakuasi dan kesehatan. Siang tadi Sukarelawan PMI juga turut serta melakukan “visual serching” menggunakan pesawat Puma TNI-AU.


Sementara itu Pagi ini, Krisis Center Posko hilangnya Pesawat Air Asia QZ8501 dipindahkan menuju Markas Polisi Daerah, Begitu pula dengan Posko PMI. Dijadwalkan dua jenazah sudah berada di RS Bhayangkara Polda Jatim, namun jenazah belum dapat teridentifikasi.

Pesawat Air Asia rute Surabaya-Singapura yang dinyatakan hilang kontak tersebut membawa 155 orang penumpang dan 7 awak pesawat pada Minggu (28/12) lalu. Hingga saat ini, tim SAR sudah mengevakuasi sembilan Jenazah penumpang Air Asia QZ8501.

Malam ini Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat menyiapkan sebanyak 140 pasang sarung tangan karet tambahan untuk tim yang sedang bertugas di Pangkalan Bun. Pendistribusian sarung tangan tersebut masih menunggu informasi dari TNI AU. Seluruh Sarung tangan tersebut akan dibawa menggunakan Pesawat Hercules milik TNI Angkatan Udara dari Pelabuhan Udara Halim Perdana Kusumah Jakarta.

Untuk informasi selengkapnya, dapat menghubungi : Agus Barkah, Koordinator TIM PMI Jaktim, Hp : 0856 9119 46795 atau Mirta Krisna, Koordinator Posko PMI Kota Surabaya, HP. 0856 4580 0087, atau Ilham, Staf PMI Provinsi Kalimantan Tengah, 0813 4906 7565 

X