logo2021

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Grobogan  kini terus gencar mensosialisasikan pencegahan DBD ke sejumlah tempat untuk melakukan pencegahan penyebaran DBD yang semakin meluas di Kabupaten Grobogan, yakni di Desa Genuksuran Kecamatan Purwodadi, Minggu lalu (15/2).

Melibatkan 50 anggota sukarelawan PMI Kabupaten Grobogan, mengunjungi setiap rumah dengan melakukan pemeriksaan jentik dan membagikan serbuk abate. “Kami masuk ke rumah – rumah warga membagi abate, memeriksa tempat penyimpanan air  dan membagikan brosur yang berisi pencegahan melalui aksi 3M Plus kepada warga,” jelas Gesit Kristiawan, Staf PMI Grobogan.

Gesit menjelaskan, 3M untuk melakukan pencegahan DBD. Pertama, menguras dan menyikat tempat-tempat penampungan air minimal seminggu sekali. Kedua, menutup rapat tempat-tempat penampungan air dengan memasang kasa nyamuk dan menggunakan kelambu saat tidur. “Ketiga, Mendaur Ulang barang-barang bekas yang dijadikan bahan kerajinan tangan supay tidak menjadi tempat bersarangnya nyamuk,” ujarnya.

Selain itu, dapat juga dilakukan dengan cara lain, seperti memelihara ikan pemakan jentik nyamuk, antara lain ikan cupang, sapi, kepala timah. Kedua, dengan menanam tanaman yang bisa mengusir nyamuk (lavender, zodia, serai, akarwangi, rosemery dan kecombarang). Ketiga, menghindari kebiasaan menggantung baju di kamar dan selalu memakai obat anti nyamuk bakar atau lotion.

Selain sosialisasi kepada warga, PMI pun akan gencar mengajak anggota  PMR Unit Sekolah dalam  pencegahan DBD. “Sekolah juga menjadi salah satu tempat sasaran kami, karena sekolah merupakan salah satu tempat yang sangat rentan menjadi sarang dan perkembang-biakan nyamuk Aides Aegevty. Untuk itu, sekolah pun harus menjadi sasaran penyadaran PHBS dan pencegahan DBD,” pungkasnya.

Untuk info selengkapnya, dapat menghubungi : Marten K, Komandan KSR PMI Kabupaten Grobogan, Hp: 085727593400, atau M. Nashir Jamaludin, PMI Provinsi Jawa Tengah, Hp: 081228011455, Email: nashrjateng@gmail.com

X