logo2021

KAB. KARO, SUMATERA UTARA.- Sejak pukul 06.42 – 09.49 WIB pada Selasa (02/03/2021), Gunung Sinabung mengalami erupsi sebanyak 14 kali disertai awan panas dengan jarak luncur 2000-5000 meter. Daerah terdampak hujan abu vulkanik erupsi Sinabung adalah Kecamatan Tiganderket.

“Saat terjadi erupsi, terdengar oleh masyarakat Desa Perbaji & Desa Naman Teran suara gemuruh yang jelas dari arah gunung,” kata Kepala Markas PMI Sumatera Utara (Sumut), Ade Yudiansyah didampingiĀ  beberapa relawan bersama petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo, yang tengah bertugas di lapangan, kemarin.

Dijelaskan, saat ini zona merah erupsi Gunung Sinabung sudah disterilkan oleh pemerintah setempat. “Status Sinabung berada pada level III atau Siaga & pemerintah merekomendasikan agar masyarakat maupun para wisatawan tidak melakukan aktivitas dalam radius radial 3 km dari puncak gunung, radius sektoral 5 km untuk sektor selatan-timur dan 4 km untuk sektor timur-utara,” tambahnya.

Giat PMI Kabupaten Karo respon erupsi Gunung Sinabung antara lain, berkoordinasi dengan pihak BPBD, membagikan masker ke desa terdampak parah abu vulkanik yakni di Kecamatan Tiganderket (Desa Terung Peren, Huntap Mardinding dan Pasar Tiganderket) sebanyak 1.005 pcs masker. “Selain itu, kami juga melakukan penyiraman atap rumah warga di Hunian Tetap Mardinding & Desa Terung Peren dengan menggunakan 1 unit armada truk tankiĀ  juga jalan raya. Kami juga menyiapkan 1 unit ambulans,” pungkasnya.***

Informasi lebih lanjut, hubungi : Kepala Markas PMI Sumatera Utara | +62 852-6612-2520

Farhan Irfan

Farhan Irfan

Staf Humas Markas Pusat PMI

https://pmi.or.id
X