logo2021

Gunung Raung kini telah bangkit dari tidur panjangnya, sejak mengalami peningkatan aktivitas vulkanis pada 21 Juni 2015. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan hingga saat ini (7/7), status Gunung Raung masih berada pada level III (Siaga). Penetapan status tersebut membuat warga dilarang berada dalam radius tiga kilometer dari kawah Gunung.

Suara gemuruh Gunung Raung terus terdengar. Hal ini disebabkan aktivitas tremor vulkanik gunung yang kian meningkat. Hujan abu pun mengguyur tiga kabupaten di sekeliling Gunung Raung diantaranya Bondowoso, Banyuwangi dan Jember. Jika meletus, gunung tertinggi di kawasan pegunungan Ijen ini akan berdampak pada warga di tiga kabupaten tersebut.


Korlap PMI Kabupaten Bondowoso, Herman, menjelaskan bahwa PMI dalam hal ini PMI akan berkordinasi dengan BPBD setempat. Hari ini (7/7) stakeholder terkait menggelar rakor terkait rencana kontingensi erupsi gunung Raung.

“Di wilayah Bondowoso telah disiagakan 4 posko penggungsian. Satu posko bersama berlokasi di Lapangan SMK Sumber Wringi. Sedangkan tiga posko lainnya bertempat di Dusun Darungan, Dusun Leken dan Dusun Karanganyar.” Terangnya.

PMI Kab Bondowoso juga telah menyiagakan 50 sukarelawan dan 25 perawat, guna evakuasi warga serta pelayanan kesehatan bagi para pengungsi. Sekitar 2000 masker telah dibagikan PMI kepada warga. Jalur evakuasi pun telah di siapkan dengan baik. Sedangkan di wilayah Jember dan Banyuwangi, PMI setempat masih menunggu hasil kini tengah bersiaga sambil memantau perkembangan Gunung Raung.

Untuk Informasi Lebih Lanjut, dapat menghubungi : Arifin Muhammad Hadi, Kepala Divisi Penanganan Bencana PMI Pusat, HP. 0812 977777 55, atau Herman, Korlap PMI Kab. Bondowoso, Hp: 085257609979, atau Akmal, Korlap PMI Kabupaten Jember, Hp: 0813 3073 0757

X