logo2021

Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sulawesi Selatan bekerjasama dengan United Nations High Commissiiner For Refugees (UNHCR) Perwakilan Indonesia mengadakan acara pembukaan Pelatihan Peningkatan Sumber Daya Imigran Menuju Negara ke III di rumah jabatan Bupati Gowa, Kamis (12/03/2015).

Hadir dalam acara pembukaan ini, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Agus Arifin Nu’mang, Ketua PMI Provinsi Sulawesi Selatan, Ichsan Yasin Limpo, Perwakilan UNHCR Indonesia, Mr. Thomas Vargas, Pengurus PMI Kabupaten/Kota, Unsur Muspida Provinsi Sulawesi Selatan dan Kabupaten Gowa, Direktur Bank Sulselbar, Pihak Imigrasi Makassar dan Kepala BPBD Kota Makassar.


Ketua PMI Provinsi Sulawesi Selatan, Ichsan Yasin Limpo dalam sambutannya mengatakan kegiatan kemanusiaan ini bukanlah kebetulan tapi ini adalah hasil pengamatan beberapa bulan terakhir ini, awalnya ketika ada surat dari UNHCR meminta ijin menggunakan ruangan PMI untuk digunakan wawancara para imigran yang berasal dari 12 negara belahan dunia.

“Dalam perjalanan waktu itu saya berfikir, ini imigran yang jumlahnya cukup banyak (sekitar 1800 orang) tinggal di camp-camp betul-betul menghabiskan waktunya menunggu kepastian yang belum tentu pasti,” kata Ichsan.

Lanjut Ichsan, mereka tidak mungkin mencari kerja di Makassar sebab Indonesia tidak masuk sebagai negara tujuan. Olehnya itu, PMI Provinsi Sulawesi Selatan bekerjasama dengan UNHCR mengadakan pelatihan keterampilan dasar memasak selama 5 hari dengan pelatih para chef yang difasilitasi oleh Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel.

“PMI Provinsi Sulawesi Selatan mengajukan pemikiran pada UNHCR perwakilan Indonesia di Jakarta untuk memberikan keterampilan kepada imigran dan ini ditanggapi positif oleh UNHCR,” ungkap Ichsan.

Ichsan menambakan, kita boleh beda ras, kita boleh beda kebangsaan, tetapi kita tidak boleh berbeda dalam memberikan bantuan kepada sesama untuk melihat masa depan.

“Sekarang didepan kita ada 42 orang imigran dari Afganistan akan diberikan keterampilan untuk membekali dirinya menuju negara ke III, minimal kita telah membekali mereka satu bidang keahlian yang nantinya dapat dijadikan modal memasuki pasar kerja di negara baru mereka nanti,” katanya.

Sementara itu, menurut Thomas Vargas, Perwakilan UNHCR untuk Indonesia mengatakan, UNHCR mengapresiasi inisiatif PMI Provinsi Sulwesi Selatan yang akan memberikan pelatihan keterampilan dasar bagi 42 Imigran Afganistan.

“Sepanjang saya tahu, inilah pertama kalinya UNHCR dan PMI mengadakan kerjasama semacam ini untuk membantu pengungsi, memberikan keterampilan untuk mempersiapkan mereka bekerja di Negara dimana mereka nantinya akan menetap,” kata Thomas.

Thomas menambahkan, UNHCR sangat mendukung inisiatif semacam ini agar para pengungsi dapat menyokong diri mereka sendiri, bermanfaat bagi komunitas local dan mempersiapkan diri sebelum menetap di Negara ke-3 mereka.

“Kegiatan ini menunjukkan kebaikan rakyat Indonesia, khususnya masyarakat Sulawesi Selatan,” katanya.

Informasi selengkapnya, dapat menghubungi : Sri Nur Rahmi A. Makkatutu, Relawan PMI Prov Sulawesi Selatan, Hp: 082192833660, Email: makkatuturahmi@gmail.com

X