logo2021

BANJARNEGARA – Adanya wabah atau pandemi Covid – 19 ternyata berdampak luar biasa dalam segala bidang, tak terkecuali pelayanan Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (PMI) Banjarnegara yang dalam dua pekan terakhir mengalami kekurangan stock darah untuk melayani permintaan pasien.

Kepala Unit Donor Darah PMI Kabupaten Banjarnegara Agus Budi Susanto mengatakan, semenjak gencarnya pandemi dan pemberitaan tentang Corona virus sesuai dengan anjuran pemerintah dan penerapan Social Distancing kepada masyarakat, semua kelompok donor yang terjadwal melakukan Mobile Donor Darah membatalkan kegiatan hingga batas waktu yang belum ditentukan. “hal ini menjadi perhatian serius mengingat angka permintaan darah juga meningkat dengan adanya beberapa kasus DBD yang naik selama puncak musim hujan” paparnya.

Berbagai sosialisasi dan upaya dilakukan oleh PMI Banjarnegara dalam mensosialisasikan bahwa Donor Darah Aman dan tidak ada hubungan dengan Covid 19, dengan cara mereka yang hendak donor untuk datang langsung ke Unit Donor Darah PMI Kabupaten Banjarnegara. Selain itu Protocol Donor darah juga telah diterbitkan oleh PMI Pusat sesuai arahan dari Kemenkes dan standarisasi Protocol WHO.
Stock darah dalam dua pekan terakhir hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan harian, sedangkan jika terjadi permintaan mendadak Relawan PMI menjadi ujung tombak pemenuhan kebutuhan darah tersebut dan rela untuk diambil darahnya sewaktu waktu.

Ketua PMI Banjarnegara Setiawan menghimbau kepada masyarakat untuk tidak takut ditengah pandemi Covid 19 karena Unit Donor Darah PMI telah dijamin pelayanan lewat protokol kesehatan pengambilan darah. “kami sampaikan kepada masyarakat Banjarnegara untuk mari bersama sama berjuang demi kemanusiaan ditengah situasi apapun” paparnya.

Unir Donor Darah PMI Kabupaten Banjarnegara membuka layanan 24 jam bagi masyarakat yang hendak berdonor darah yang tentunya diawali dengan pemeriksaan kesehatan bagi calon pendonor serta mengikuti aturan protocol dalam berdonor darah.

X