logo2021

JAWA TENGAH.- Banjir yang merendam sejumlah Kabupaten-Kota di Jawa Tengah sejak Sabtu lalu (4/2), belum surut sampai Selasa, 9 Februari 2021.Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Tengah bersama PMI Kabupaten-Kota terdampak banjir, masih memberikan pelayanan untuk warga terdampak banjir.

Ketua PMI Jawa Tengah, Imam Triyanto mengatakan bahwa beberapa PMI telah melaporkan melalui Posko PMI Jateng aktivitas yang dilakukan dalam tanggap darurat banjir dan longsor yang terjadi diwilayahnya. “PMI di Jawa Tengah melakukan pelayanan warga terdampak banjir dan longsor, seperti di Kota Semarang, Kota pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Demak dan Kabupaten Pati. Dengan membantu evakuasi sejak sabtu, menyiapkan dapur umum untuk menyediakan makanan-minuman dan juga distribusi air bersih,” kata Imam.

PMI Jateng telah mendorong 5 (lima) unit truk tanki berkapasitas 5.000 liter, untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga. “Sesuai instruksi Ketua Umum PMI Jusuf Kalla untuk melakukan pelayanan pemenuhan air bersih di Kab-Kota, bagi masyarakat yang terdampak banjir dan krisis air bersih,” jelasnya.

Kasi Pelayanan Masyarakat PMI jateng Dwi Handoko mengungkapkan bahwa PMI Jateng telah mendistribusikan beras, mie instan, telor, sayuran, paket family kit, paket hygiene kit, selimut, terpal dan juga air bersih.

“Bantuan logistik bencana dari PMI diberikan untuk warga yang berada di beberapa titik pengungsian dan bekerjasama dengan instansi terkait seperti BPBD, Polisi, TNI dan perangkat kelurahan atau desa setempat,” ungkap Handoko.

Menyikapi kondisi saat ini, PMI Jateng telah melakukan koordinasi dengan seluruh PMI Kabupaten-Kota Se-Jateng untuk menyiagakan personil dan kapasitas yang dimiliki untuk bisa dimobilisasi bila diperlukan. “Kami telah menyiagakan 36 Posko PMI di seluruh wilayah Jateng untuk melakukan koordinasi dan melaporkan kejadian setia saat, 24 jam,” jelasnya.

Nuwarta Wiguna

Nuwarta Wiguna

Kepala Markas PMI Cilegon

https://cilegonkota.pmi.or.id
X