logo2021

Pemerintah Kabupaten Banjarnegara memperpanjang status tanggap darurat bencana Longsor di Kecamatan Karangkobar hingga Minggu, 18 Januari 2015. Berdasarkan data Posko Bencana PMI Provinsi Jawa Tengah, hingga saat ini (12/01), korban jiwa akibat longsor sejumlah 99 orang. 12 mobil dan 37 sepeda motor juga berhasil ditemukan dalam tumpukan longsor.

Jalur utama Kecamatan Karangkobar masih ditutup untuk umum, karena adanya perbaikan jembatan serta pergantian gorong-gorong dengan dimensi yang lebih besar. Pengungsi di 12 titik pengungsian juga semakin berkurang dikarenakan warga telah kembali menuju kediaman kerabatnya.

 

Sementara itu, masyarakat yang terdampak mengalami gatal-gatal. Berawal dari 1 anak yang terkena gatal gatal diseluruh tubuhya, kemudian menulari lima orang. Penularan penyakit gatal-gatal terus terjadi. Hingga saat ini sudah 55 orang mengalami gatal-gatal.

13 personel Sukarelawan Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Tengah dan Kabupaten Banjarnegara masih bertugas hingga kini. Para sukarelawan bertugas mengunjungi rumah-rumah warga terdampak untuk melakukan kegiatan pelayanan kesehatan. Giat ini dilakukan karena tidak adanya puskesmas di daerah setempat dan timbulnya penyakit gatal-gatal yang dialami oleh warga. Selain itu juga dilakukan pelayanan dari tim watsan untuk sanitasi dan kebersihan di lingkungan terdampak.

Untuk info selengkapnya, dapat menghubungi : Posko PMI Provinsi Jawa Tengah, Tlp: 024 – 7674 6702, atau Ali masyharStaff PB PMI Provinsi Jawa Tengah, Hp: 0856 4010 0517, atau Edy Purwanto, Kepala Markas PMI Kab. Banjarnegara, Hp : 0852 9389 9393

X