logo2021

Keluarga adalah orang yang terdekat disekitar kita, jika terjadi sesuatu kepada keluarga kita tentu kita pasti akan melindungi mereka, begitupun saat jika terjadi bencana.

Maka dari itu Pmi Banyuwangi yang didukung oleh PMI Pusat, Palang Merah Amerika dan melalui pendanaan USAID mengadakan Kegiatan terkait pelatihan keluarga aman & tangguh dilevel keluarga pada tanggal 28-29 Januari 2021, tepatnya di Aula kelurahan Mojopanggung Kecamatan Banyuwangi sekira pukul 08.00-selesai.

Kegiatan ini menyertakan masyarakat yang ada dikelurahan Tamanbaru dan Mojopanggung dengan total 20 orang, yang terdiri dari unsur keluarga inti(Bapak,Ibu,Anak),PKK, karang taruna,KK perempuan, dan Tokmas.

Pelatihan ini juga disambut terbuka oleh Lurah Mojopanggung Tri Kusuma Jaya S,STP, yang mengatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat sekali nantinya jika menghadapi sebuah bencana khususnya bencana gempa bumi yang mungkin akan terjadi. Karena Gempa itu tidak membunuh, yang membunuh adalah bangunan-bangunan yang runtuh dan menimpa manusia,imbuhnya”.

Kegiatan yang dibawakan oleh fasilitator dari PMI Pusat dan dari Sibat Tamanbaru & Mojopanggung ini dilakukan secara metode ceramah, bermain peran, FGD, curah pendapat, berbagi pengalaman, game & simulasi, sehingga diharapkan materi yang didapat oleh semua peserta dapat tersampaikan dengan maksimal.

Rina, fasilitator dari PMI Pusat di awal sesi mengatakan “Ketrampilan hidup atau life skill yang meliputi kesadaran diri, ketrampilan mengambil keputusan, komunikasi yang efektif, ketrampilan berfikir kritis, pemecahan masalah dan hubungan interpersonal sangat dibutuhkan didalam keluarga”.

“Harapannya dengan kegiatan ini seluruh masyarakat khususnya di level keluarga bisa mengaplikasikan ke keluarganya masing-masing dan bisa mulai mensosialisasikan kepada tetangga, masyarakat dan seluruh komunitas yang ada dilingkungannya,” kata Pengurus PMI Dr. H. Nurhadi, MM. dalam sambutannya pada pembukaan pelatihan. “Dengan demikian masyarakat mulai siap siaga dalam menghadapi bencana dan bisa mengurangi dampak resiko bencana,” imbuhnya.

X