logo2021

Setelah PMI distribusi air bersih di Dukuh Sigerong Desa Jatumulya, kini Giliran Desa Kertasari mendapatkan air bersih dari PMI Kabupaten Tegal, Jum’at (3/7). Distribusi di tempatkan di Dukuh Jubang RW 6 Desa Kertasari karena wilayah tersebut merupakan wilayah yang mengalami kekurangan air bersih.

Tokoh masyarakat setempat, Tasripin mengatakan, di Desa Kertasari ada 5 Dukuh yaitu Dukuh Jubang, Pondok Jati, Siwen, Blendung dan kertasari. Diantara lima dusun  tersebut yang sering kekurangan air bersih adalah dusun jubang.


“Di Dukuh Jubang ada dua titik sumber air dari Pasimas. Yang berfungsi hanya satu, namun saat ini tidak bisa menghasilkan air maksimal sehingga air yang disalurkan ke rumah-rumah warga hanya sedikit,”katanya.

Ditambahkan Tasripin, selain kebutuhan air warga didapat dari pasimas juga didapat dari sungai rambut milik pengairan. Untuk memperoleh air dari sungai rambut tersebut warga harus menyedot dengan mesin pompa air. Karena saat ini sudah mulai kemarau air dari sungai rambut tersebut hanya sedikit.

“Dengan kondisi tersebut akhirnya warga terpaksa harus embeli di depot-depot air yang terdekat. Harganya per diregen besar berkisar Rp 1.500 hingga 4.000,”imbuhnya.

PMI distribusikan air bersih

Mendapatkan informasi dan laporan tentang adanya krisi air bersih di beberapa desa kecamatan, PMI Kabupaten Tegal sudah mulai melaksanakan bakti sosial berupa distribusi air bagi mayarakat yang membutuhkan.

Distribusi yang sudah dilaksanakan di Desa Jatimulya Kecamatan Suradadi. Saat ini baru 10.000 liter air yang dibagikan kepada masyarakat. Sementara di Desa kertasari juga sama, yaitu 10.000 liter air bersih.

“Apabila dilapangan nantinya masyarakat masih kekurangan air bersih maka PMI akan siap mendistribusikan air lagi,”ungkap Iman Sisworo, selaku Ketua PMI Kabupaten Tegal.

Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi : Handoko KaBid PB Prov. Jawa Tengah, Hp: 0856 4010 0517, atau M. Nashir Jamaludin, PMI Provinsi Jawa Tengah, Hp: 081228011455, Email  : nashrjateng@gmail.com atau

 

X