Peringati 93 Tahun Sumpah Pemuda, PMI Tubaba Gelar Outbound Leadership Dan Team Building

Yunas Tanto

Yunas Tanto

KAB. TULANG BAWANG BARAT, PROVINSI LAMPUNG,- Memperingati 93 tahun Sumpah Pemuda, PMI Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), mengadakan kegiatan outbound leadership dan team building untuk anggota Palang Merah Remaja (PMR) tingkat wira, bertempat di lingkungan markas PMI di Tiyuh Pulung Kencana Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kamis (28/10).

Ketua PMI Tubaba Ponco Nugroho melalui Kepala Markas Sugeng Riyanto mengatakan, kegiatan outbound yang diikuti sebanyak 60 orang anggota PMR tingkat wira tersebut, bertujuan selain untuk menanamkan 7 prinsip dasar palang merah dan tri bhakti PMR juga sebagai refleksi atas sumpah pemuda 28 Oktober.

“Dalam outbound ini kawan-kawan PMR kita lakukan pemahaman tentang pentingnya kepemimpinan dan kerja tim untuk menyelesaikan setiap misi yang di emban agar berjalan sukses. Hal ini tentunya juga berkaitan erat dengan historis sumpah pemuda 93 tahun silam,” kata dia.

Sugeng juga menjelaskan, jenis fun game yang diberikan sangat sederhana dan mudah difahami sehingga dapat dengan mudah diikuti oleh seluruh peserta.

“Untuk kepemimpinan dan kerja tim kita berikan permainan memindahkan botol diatas piring secara bersama-sama dengan menggunakan tali. Permainan ini juga untuk melatih konsentrasi, kesabaran, komunikasi, juga kekompakan,” jelasnya.

Sugeng juga berharap, nilai-nilai yang terkandung dalam permainan tersebut dapat di aplikasikan oleh anggota PMR di sekolah dan lingkungannya masing-masing.

Outbond yang berlangsung selama satu hari itu, mendapatkan apresiasi yang cukup tinggi dari para pembina PMR salah satunya Rohadi, pembina PMR SMK Nasional Gunung Terang. “Kami sengaja menempuh jarak puluhan kilometer menuju kemari untuk mengikuti kegiatan ini, karena selain positif juga sebagai wadah berkumpulnya para remaja palang merah se-Kabupaten Tubaba khususnya yang berada diwilayah utara kabupaten,” kata dia.

Rohadi berharap kegiatan ini juga dapat di gelar di kecamatan seberang kabupaten, mengingat antusias anggota PMR disana cukup tinggi. “Beberapa sekolah membatalkan ikut karena hujan deras, padahal mereka sudah bersiap-siap,” ungkapnya.

Di tempat yang sama Koordinator Forum Remaja Palang Merah Indonesia (Forpis) Aziz Arroyan, membenarkan bila sejumlah sekolah di kecamatan seberang kabupaten membatalkan ikut, karena terkendala cuaca yang tidak memungkinkan. “Benar kak, mereka tidak jadi ikut karena kehujanan. Yang bisa hadir hanya sekitar 9 sekolah menengah saja,” jelasnya.

Koordinator PMR SMAN 2 Tumijajar ini juga mengungkapkan, bahwa para peserta sangat antusias terlebih saat melewati jaring rintang di lumpur. “Mereka semua sangat gembira kak, bahkan meminta permainan seperti ini kedepan di gelar lagi,” pungkasnya.

145

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on google
Share on linkedin
Share on pinterest

BERITA LAINNYA

PMI DAN ICRC PERKUAT KERJA SAMA KEMANUSIAAN

JAKARTA—Palang Merah Indonesia (PMI) bersama Komite Internasional Palang Merah atau ICRC berkomitmen untuk memperkuat...

PMI DAN KOICA AJARKAN ANAK KESIAPSIAGAAN BENCANA

PEKALONGAN - Palang Merah Indonesia (PMI) bersama Korean International Cooperation Agency (KOICA) menggandeng 150...

Respon Erupsi Semeru, PMI Kabupaten Blitar Kirim Relawan

Blitar - PMI Kabupaten Blitar menerjunkan personel dan bantuan ke lokasi terdampak erupsi Gunung...