logo2021

PMI PROVINSI DKI JAKARTA BANTU APD UNTUK TENAGA MEDIS COVID-19

Benhil Makbullah

Benhil Makbullah

JAKARTA – Kenaikan jumlah warga Jakarta yang terinfeksi positif COVID-19 sejak bulan Maret 2020 terus meningkat, tak ayal lagi menjadikan kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) semakin meningkat. Di tengah tingginya kebutuhan APD untuk melindungi tenaga medis di garda terdepan penanganan virus corona, PMI Provinsi DKI Jakarta menyerahkan bantuan 1000 APD melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi DKI Jakarta.

“Bantuan APD untuk tenaga medis yang diberikan melalui Gugus Tugas Penanganan Corona di DKI Jakarta merupakan wujud nyata dari tanggung jawab PMI Provinsi DKI Jakarta atas wabah pandemi Corona,” ujar Plt Ketua Pengurus Provinsi PMI DKI Jakarta, Muhammad Muas di Markas PMI Provinsi DKI Jakarta, Senin (27/4/2020).

Muhammad Muas juga menjelaskan, dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19, PMI Provinsi DKI Jakarta pada bulan Maret 2020 telah memberikan perlengkapan peralatan penyemprotan disinfektan ke seluruh PMI Kota dan Kabupaten di Provinsi DKI Jakarta.

Beliau menambahkan, di saat Jakarta telah dinyatakan dalam kondisi tanggap darurat atas wabah COVID-19, PMI Provinsi, Kota dan Kabupaten se-DKI Jakarta bergerak bersama untuk memutus rantai penyebaran dengan aksi penyemprotan disinfektan secara masif.

 

“Setelah aksi penyemprotan disinfektan berjalan dan didukung penuh oleh PMI Pusat, kami diminta untuk menggalang dana yang difokuskan untuk memenuhi kebutuhan tenaga medis yakni APD. Alhamdulillah, pada hari ini kami dapat menyerahkannya secara langsung kepada Gugus Tugas,” kata Muhammad Muas saat memberikan penjelasan latar belakang penyerahan bantuan APD tersebut.

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat, dr. Erizon Safari mengucapkan terima kasih kepada PMI atas kepeduliaannya kepada kami, PMI juga lagi-lagi berkolaborasi membantu kami dalam dukungan APD, hal ini sangat membantu khususnya bagi Rumah Sakit (RS).

Selain itu, PMI juga sudah turun ke lapangan melakukan spraying disinfektan sampai ke pelosok-pelosok dan diapresiasi oleh pemprov dan Gubernur.

“Kami harapkan kita saling bantu membantu dalam melakukan penanganan terhadap Covid-19 ini,” Ujar Erizon”.

Ia menambahkan bahwa untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 mari kita sebagai masyarakat juga membantu dengan stay at home.

“Mudah-mudahan apa yang diberikan PMI ini bisa membantu masyarakat yang terinfeksi Covid-19 serta membantu tenaga Kesehatan agar aman dan lebih percaya diri dalam melayani,” Pungkasnya.

Baru-baru ini Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyatakan bahwa kebutuhan APD mengalami lonjakan yang tajam. APD tersebut akan diberikan kepada 29 rumah sakit antara lain berupa baju hazmat, handscone medis, lateks, kacamata, sepatu boots, alkohol dan biskuit.

“Apa yang kami berikan kepada Gugus Tugas pada hari ini memang hanya sekian persen dari kebutuhan APD per harinya, namun kami sangat peduli dalam membantu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta guna memasok kebutuhan APD bagi pejuang kemanusiaan,” terang Muhammad Muas.

PMI Provinsi DKI Jakarta juga bergabung dalam aksi KSBB (Kolaborasi Sosial Berskala Besar) dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan mitra lainnya untuk bersama-sama  membantu masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19. PMI Provinsi DKI Jakarta akan mendistribusikan 80.000 paket bantuan Sembako masing-masing 20.000 paket dari Palyja dan 20.000 paket dari Aetra untuk pelanggan yang ada di wilayah DKI Jakarta. Distribusi tersebut akan dilakukan selama 2 bulan oleh PMI Kota se DKI Jakarta bersama dengan lintas sektoral.

LOGIN

Belum punya akun? Silakan klik tombol di bawah ini untuk melakukan pendaftaran.

DAFTAR

  • Halaman 1
  • Halaman 2
  • Halaman 3