PMI EVAKUASI KORBAN KAPAL TENGGELAM DI BELAWAN

Ayu Paraswati

Ayu Paraswati

Kapal pengangkut barang material bangunan, KM. Kumala Endah GT 454 berawak 14 orang yang berlayar dari Pelabuhan Belawan menuju Pelabuhan di Kalimantan, tenggelam di perairan Selat Malaka, Selasa lalu (24/03) pukul 16.30 Wib. Akibat peristiwa itu, 7 dari 14 kru kapal masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian. Lima orang telah ditemukan dalam keadaan selamat. Sedangkan 2 lainnya diketemukan kemarin siang (26/3) dalam keadaan meninggal dunia.

Dijelaskan Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Helfi Assegaf melalui Kasubbid Penmas, AKBP MP Nainggolan, kapal kargo itu bermuatan besi 710 ton bergerak dari Pelabuhan Belawan dengan tujuan Kalimantan Barat. Namun saat berlayar, kapal menabrak bangkai kapal hingga tenggelam 1 mill dari bibir pantai dengan posisi 0.3 derajat 54 menit 52 detik north.


Guna mencari korban hilang yang tenggelam, Polda Sumut mengkordinasikan tim dari PMI, SAR Polair, SAR Brimob dan Sabhara. Pihak KKP Pelabuhan Belawan meminta bantuan PMI Kota Medan dalam mengevakuasi korban dari Pelabuhan Belawan menuju rumah sakit Bhayangkara kota Medan. PMI Kota Medan dalam hal ini menurunkan 7 personil ambulans dan 3 unit ambulans yang siaga untuk proses evakuasi dan pelayanan medis bagi keluarga korban.

“Kemarin (26/3) pukul 13.00 wib, telah ditemukan 1 korban meninggal dan pukul 14.30 wib kembali ditemukan 1 korban. Keduanya segera di evakuasi oleh tim ambulans PMI Kota Medan ke rumah sakit Bhayangkara untuk diidentivikasi.” Terang Muhammad Irsal, Tim Ambulans PMI Kota Medan.

Hingga kini tersisa 7 orang awak kapal yang masih belum ditemukan. Tim SAR masih berupaya mencari awak kapal tersebut. Tim Ambulans PMI juga masih bersiaga di Pelabuhan Belawan.

Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi: Muhammad Irsal, Tim Ambulans PMI Kota Medan, Hp : 08137629017