KOICA FOR KUAT PERKUAT KETAHANAN KELUARGA HADAPI GEMPA BUMI

Farhan Irfan

Farhan Irfan

BANYUWANGI, JAWA TIMUR–Palang Merah Indonesia (PMI) melatih sejumlah relawan keluarga dalam kesiapsiagaan bencana gempa bumi di Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (25/1/2022). Relawan Keluarga Aman dan Tanggung Bencana (Kuat) ini diedukasi PMI untuk menjadi fasilitator bagi keluarga-keluarga lainnya. Pengurangan risiko bencana berbasis keluarga diharapkan dapat membentuk ketahaanan masyarakat dalam menghadapi bencana.

 

PMI memanfaatkan jejeraing relawan bencana hingga di desa-desa dalam pengurangan risiko bencana. Seperti dalam program dukungan Korean International Cooperation Agency (Koica) kali ini, PMI melibatkan relawan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) untuk menjadi fasilitator bagi keluarga lainnya. Koordinator Program ‘Koica for Kuat’ Hanna menjelaskan, di tahap awal ini pihaknya melibatkan 20 Sibat PMI Kabupaten Banyuwangi.

 

“Sibat sudah dapat materi-materi pengurangan risiko bencana (PRB) gempa bumi, kami tinggal kuatkan saja. Kami juga arahkan supaya bisa mendampingi banyak keluarga lainnya dalam PRB,” kata Hanna.

 

Dalam program Koica for Kuat tahap satu ini, Sibat dilatih menjadi fasilitator daring. Hanna menyebut, pendampingan secara daring oleh Sibat ini akan menguatkan pendampingan secara langsung yang biasa dilakukan Sibat di lingkungan. Selain itu, pendampingan secara daring juga diharapkan dapat memperluas jangkauan Sibat dalam sosialisasi materi kesiapsiagaan bencana gempa bumi di banyuwangi.

 

“Materi-materi edukasi yang disampaikan merupakan pengembangan panduan Keluarga Aman dan Tangguh (Kuat) yang sudah ada sebelumnya, yang dikembangkan menjadi suatu pelatihan online yang disesuaikan dengan kondisi pandemi saat ini.” imbuh Hanna.

 

Pemilihan keluarga sebagai agen PRB dinilai salah satu Sibat, Danang, merupakan langkah yang tepat. Pasalnya, keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakt yang dapat saling menguatkan antaranggota keluarga.

 

“Ada ayah atau ibunya yang mengorganisir, kelompok rentannya (anak dan lansia) juga terlindungi, dan bisa saling mengingatkan,” jelas Danang.

 

RELAWAN MASYARAKAT: PMI melibatkan relawan msayarakt dalam program pengurangan risiko bencana berbasis keluarga ‘Koica for Kuat’ di Banyuwangi, Jatim, Selasa (25/1/2022). Pelibatan relawan masyarakat diharapkan dapat memperluas jangkauan program tersebut.

 

Kolaborasi PMI dengan Koica berfokus pada penyiapan langkah aman(safe staps) di level keluarga untuk siaga menghadapi bencana gempa bumi, sehingga terwujud keluarga aman dan tangguh (KUAT).

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on pinterest

BERITA LAINNYA

TINGKATKAN KAPASITAS KEMARKASAN, WUJUDKAN PMI YANG PROFESIONAL DI BANTEN

SERANG.- PMI Provinsi Banten dan Kabupaten-Kota se-Banten bakal mampu menerapkan manajemen markas maupun Unit...

PONPES AL-QODIRI GANDENG PMI JEMBER CEGAH DBD SEHARI SEBELUM KEDATANGAN SANTRI

Jember, Sebagai antisipasi penyebaran penyakit demam berdarah yang ditularkan oleh nyamuk aedes aegypti, ratusan...

HALAL BIHALAL KARYAWAN ALFAMART DIISI DENGAN KEGIATAN DONOR DARAH

TANAH LAUT, KALIMANTAN SELATAN - Halal bihalal adalah salah satu tradisi yang berkembang di...