RUMAH BIBIT MANGROVE UNTUK PENGHIJAUAN

Ayu Paraswati

Ayu Paraswati

Sejak Januari awal tahun 2014, PMIKabupaten Aceh Jayatelah membangun 5 lokasi rumah bibit manggrove di 5 Gampong atau sebutan desa di Aceh, yaitu Gampong Baro, Lhoktimon, Jeumpheuk, Lhok Kruet dan Gampong. Pembibitan ini dilakukan untuk program penghijauan dengan mangrove di 5 desa wilayah pesisir kabupaten Aceh Jaya ini. Tidak tanggung-tanggung, jenis tanaman yang akan disemai adalah bakau dan api-api.

Rumah bibit mangrove ini tidak lain adalah bagian dari kegiatan PMI dalam Program Pengurangan Risiko Terpadu Berbasis Masyarakat (PERTAMA) di wilayah pesisir di Aceh. Masyarakat dan relawan berbasis masyarakat atau SIBAT mengelola langsung rumah bibit ini yang didampingi oleh relawan PMI yang bertugas sebagai pendamping Desa Program. Setiap desa mengelola 9 ribu sampai dengan 28 ribubatang bibit mangrove yang disesuaikan dengan kebutuhan dan ketersediaan lahan penanaman.

Informasi dari para pengelola, bibit mangrove diperkirakan bisa ditanami di lahan yang telah disiapkan di lima desa tersebut pada Mei atau Juni. Kegiatan ini sejalan dengan rencana PMI kabupaten Aceh Jaya yang akan melakukan penanaman mangrove sebanyak 100 ribu jenis bakau dan cemara di wilayah pesisir Kabupaten Aceh Jaya. Kegiatan ini bagian dari Program PERTAMA PMI bersama dengan Palang Merah Amerika.

“Kami berharap rumah bibit ini akan sangat berguna bagi masyarakat setempat, terutama untuk sumber ekonomi masyarakat dan yang lebih penting untuk menjaga lingkungan,” jelas Saiful AR, Kepala Markas PMI Aceh Jaya.

Untuk Informasi lebih lanjut: Kepala Markas PMI Aceh Jaya, Saiful AR, Hp. 085277066788 atau Teuku Munawar 085277394287 atau Dedi Hasrin 085277158816 (Relawan PMI Aceh Jaya).