logo2021

SALURKAN BANTUAN, PMI TEMBUS JALUR LONGSOR

Ayu Paraswati

Ayu Paraswati

Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banjarnegara menembus jalan amblas akibat longsor di Desa Suwidak, Kecamatan Wanayasa untuk menyalurkan bantuan logistik ke masyarakat terdampak bencana tanah bergerak. Akses satu-satunya transportasi dan pelayanan selama masa Tanggap Darurat Bencana (TDB) tersebut amblas sedalam 4 meter usai dilanda hujan deras Senin (21/12/2020). Penyaluran dilakukan dengan berjalan kaki lantaran kendaraan roda dua maupun roda empat tak bisa melintas.

Ketua Bidang Penanggulangan Bencana Alam PMI Kabupaten Banjarnegara Andri Sulistyo mengatakan, putusnya akses utama penghubung ke Desa Suwidak tersebut menghambat penyaluran bantuan. Kondisi tersebut, kata Andri, disiasati dengan metode langsir. Dari Balai Desa Bantar yang saat ini digunakan sebagai Gudang Logistik darurat, relawan membawanya ke seberang untuk diangkut kendaraan.

“Strategi serta perhitungan yang matang harus dilakukan pada saat Distribusi Bantuan, mengingat curah hujan saat ini masih tinggi serta potensi pergerakan tanah juga acap kali terjadi,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi potensi bencana, relawan juga mendirikan pos pantau di lokasi sekitar jalan amblas untuk mengamati pergerakan tanah. Andri menerangkan, saat ini, relawan tengah berforum memenuhi kebutuhan dapur umum untuk warga.

TDB di Banjarnegara telah dimulai sejak awal Desember. TDB tanah bergerak dan longsor ini mendampak 300-an warga di 5 desa yakni Desa Kalitlaga, Gumingsir,  Aribaya, Suwidak, dan Bantar. PMI Banjarnegara mengerahkan personel untuk melakukan pendataan serta pelayanan terhadap pengungsi.

LOGIN

Belum punya akun? Silakan klik tombol di bawah ini untuk melakukan pendaftaran.

DAFTAR

  • Halaman 1
  • Halaman 2
  • Halaman 3