Semarak hari Kemerdekaan, PMI kota Sukabumi Gelar Seminar Lingkungan dan Tanam 77 Bibit Pohon

Dinar Muhammad J

Dinar Muhammad J

KOTA SUKABUMI, JAWA BARAT-Dalam rangka menyemarakkan HUT Kemerdekaan Ke-77 Republik Indonesia tahun ini. Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi melakukan serangkaian kegiatan aksi peduli lingkungan dengan menggelar seminar Mitigasi dan Adaptasi Perubanan Iklim yang dilaksanakan di Aula Markas PMI Kota Sukabumi.

Selain itu dalam waktu yang sama juga dilakukan aksi penanaman 77 bibit pohon yang akan disebar di 7 kecamatan di wilayah Kota Sukabumi.

“Melalui rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan Ke-77 RI tahun ini. PMI Kota Sukabumi berusaha hadir dengan memaknai sebagai upaya kesadaran bersama mereflekasikan perjuangan dalam upaya penyelamatan lingkungan sebagai mitigasi akan dampak perubahan iklim global saat ini,”ujar Ketua PMI Kota Sukabumi Suranto Sumowiryo.

Dalam kegiatan ini pihaknya mengambil tema “Menanam kesadaran peduli lingkungan di Hari Kemerdekaan” untuk mengajak semua pihak dan relawan melakukan ikhtiar dan kesadaran kolektif untuk bersama menyelamatkan lingkungan saat ini.

Menurutnya dalam pelaksanaan kegiatan seminar ini pihaknya menggandeng Yayasan Konservasi Indonesia dan Mitra program Semangat Konservasi (SEMAK) untuk memberikan edukasi kepada sejumlah Relawan PMI Kota Sukabumi.

Suranto menegaskan, melalui momentum 77 tahun kemerdekaan RI ini pihaknya juga melakukan penanaman pohon simbolis sebanyak 77 bibit pohon yang disebar oleh sejumlah Relawan PMI Kota Sukabumi di 7 Kecamatan di Kota Sukabumi.

“Melalui aksi penghijuan penanaman pohon ini sebagai langkah ikhtiar PMI dalam ikut melestarikan alam sebagai upaya mitigasi bencana dampak perubahan iklim yang sangat menghawatirkan saat ini kondisinya,” terang Suranto.

Sementara itu, Narasumber dari perwakilan yayasan Semangat Konservasi (SEMAK), Rijwan mengatakan bahwa perubahan iklim tidak dapat kita hentikan tapi kita dapat memperlambatnya. Adapun upaya yg tengah dilakukan mitra SEMAK bersama dengan Konservasi Indonesia saat ini adalah mendukung program pemerintah dalam upaya pemulihan ekosistem hutan, monitoring satwa liar dan habitatnya, pendidikan konservasi khususnya pelajar, serta pemberdayaan masyarakat setempat.

“Mitigasi dan adaptasi perubahan iklim dapat kita lakukan dengan cara yg sederhana dan dapat dilakukan di lingkungan sekitar rumah contohnya, menanam pohon buah buahan disekitar pekarangan rumah atau menanam tanaman hias yg dapat menyerap karbon/polutan seperti tanaman lidah mertua atau hoya, serta menghemat pemakaian air dan listrik”, pungkasnya.

Bagikan:

BERITA LAINNYA