PENANDATANGANAN MoU UNTUK REFUGEE

Ayu Paraswati

Ayu Paraswati

Jumlah pengungsi dikawasan Asia tahun 2014 meningkat 31 persen menjadi 9 juta orang. Konflik yang tak kunjung usai menyebabkan mereka terpaksa mengungsi dan mencari suaka di negara lain. Selain Iran dan Pakistan, Indonesia menjadi salah satu negara yang dituju oleh para pengungsi. Sekitar 13000 pengungsi dan pencari suaka berasal dari Myanmar mendatangi Indonesia pada Mei lalu.

Berangkat dari cita-cita yang sama untuk kemanusiaan, Palang Merah Indonesia (PMI) bersama dengan UNHCR sepakat untuk menandatangani sebuah nota kesepahaman pada Jumat (19/6). Hal tersebut dimaksudkan untuk memperkuat kolaborasi dalam kegiatan kemanusiaan, khususnya untuk memberikan pelayanan kesehatan dan membantu menyambung pertalian keluarga para pengungsi. Bertempat di Gothe Institute – Jakarta, acara penandatanganan tersebut dilakukan bertepatan dengan Hari Pengungsi Sedunia.


“Kami merasa terhormat karena memperoleh persetujuan PMI untuk bekerjasama dengan lebih erat bagi kebaikan pengungsi dan masyarakat Indonesia yang menjadi tuan rumah mereka. Pengungsi adalah orang – orang seperti Anda dan saya sampai di saat ketika mereka terpaksa meninggalkan negara asalnya untuk menyelamatkan jiwanya. Beruntung negara – negara seperti Indonesia dengan murah hati memberikan pengungsi tempat sementara untuk tinggal dengan aman hingga sebuah solusi dapat ditemukan bagi mereka,” ucap Thomas Vargas, Representatif UNHCR di Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama Ginandjar Kartasasmita, Plh Ketua Umum PMI mengatakan kerjasama yang dilakukan PMI dan UNHCR merupakan momen untuk kembali mengingatkan kita bahwa banyak orang-orang yang perlu kita bantu. Baik itu diakibatkan oleh konflik maupun bencana.

“Pelayanan Restoring Family Links (RFL) PMI merupakan pelayanan untuk reunifikasi keluarga yang terpisah. Sukarelawan PMI saat menangani Migran Myanmar telah memberikan pelayanan tersebut dengan baik.” Terangnya.

Selain  itu, UNHCR juga membuka sebuah pameran foto bertajuk “Dari Malapetaka Laut Hingga Keselamatan: Respon Kemanusiaan Indonesia” yang menampilkan potret pelayanan yang diberikan kepada para pengungsi yang salah satunya merupakan pelayanan dari PMI. Serta akan dilakukan pemutaran film mengenai pengungsi, yakni “Mary Meets Mohammad” dan “Women Lead the Way” pada esok hari.

Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi : Adrian Mufti, Biro Hukum PMI Pusat, Tlp: 081219298521, Email : adrian_mufti@pmi.or.id