RFL UNTUK MIGRAN MYANMAR

Ayu Paraswati

Ayu Paraswati

Ratusan pengungsi asal Bangladesh yang mendarat di perairan Aceh Utara pada Minggu lalu mulai dipindahkan ke Kantor Migrasi Lhokseumawe Aceh, Kemarin (18/5). Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah proses identifikasi identitas para pengungsi.

Sebanyak 582 pengungsi Myanmar dan Bangladesh terdampar di peraiaran Aceh Utara sejak Minggu (10/5). Mereka terdiri dari 458 pria, 81 wanita, 23 anak-anak dan 20 balita. Hingga berita ini dibuat, para pengungsi Myanmar masih berada di posko yang berlokasi di tempat pelelangan ikan (TPI) Kuala Cangkoy, Aceh Utara. Sedangkan pengungsi asal Bangladesh telah dipindahkan ke kantor imigrasi.


Menurut Humas PMI Aceh Utara, Ahmad Yani  menjelaskan bahwa PMI hingga saat ini masih membuka posko pelayanan kesehatan bersama dengan dinas kesehatan setempat. Dapur umum pun masih dijalankan guna mendistribusikan makanan. Sebanyak 21 sukarelawan, 3 dokter dan 7 paramedis masih menjalankan tugasnya di posko kesehatan maupun dapur umum.

“Sejak kemarin (19/5) kegiatan Restoring Family Link (RFL) dari PMI juga sudah mulai dilakukan. Para pengungsi Bangladesh telah mengisi form berita Palang Merah “Saya Selamat” untuk menginformasikan keluarga mereka di negara asal.” Jelasnya.

Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi : Ahmad Yani, Humas PMI Kabupaten Aceh Utara, Hp: 081269111655, Email: yani.pmi@gmail.com