POSKO PELAYANAN KESEHATAN PMI UNTUK MIGRAN MYANMAR

Ayu Paraswati

Ayu Paraswati

PMI Aceh Utara bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Aceh Utara, membuka posko pelayanan kesehatan bagi Imigran asal negara Myanmar dan Bangladesh yang terdampar di perairan Seunuddon – Aceh Utara. Pelayanan kesehatan bagi 561 orang manusia perahu yang terdiri dari 437 laki-laki, 81 perempuan, 23 anak-anak dan 20 bayi ini, dibuka sejak Senin (11/5).

Posko pelayanan kesehatan yang bertempat di TPI Kuala Cangkoi, Aceh Utara, dipimpin langsung oleh Direktur Rumah Sakit PMI Aceh Utara, dr Ferianto yang juga selaku Ketua IDI Aceh Utara. Bersama dengan para medis dan sejumlah relawan PMI Aceh Utara, pelayanan bagi para imgran berlangsung dengan baik.


Ketua PMI Aceh Utara, Ismed Nur Aj Hasan mengatakan, keluhan yang diderita oleh para imigran ini, umumnya mengalami gangguan pada bagian lambung dan gatal-gatal. Hal ini diakibatkan oleh kondisi warga yang tidak makan dan mandi selama beberapa 3 bulan terombang ambing di lautan.

“Kita menurunkan 3 dokter, 7 para medis dan 21 sukarelawan PMI dalam kegiatan kemanusiaan ini. Dengan harapan dapat mengurangi beban yang dirasakan oleh para pengungsi asal Banglades dan Myanmar,” terang Ismed.

Selain pelayanan kesehatan, PMI juga mendistribusikan bantuan logistik berupa 80 Family Kit, 20 Baby Kit dan 100 selimut.

Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi: Achmad Yani , Humas PMI Aceh Utara, HP : 081269111655, Email : yani.pmi@gmail.com

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on whatsapp