logo2021

PMI & OXFAM SALURKAN BANTUAN NON TUNAI KEPADA MASYARAKAT TERDAMPAK COVID DI PALU

Nuwarta Wiguna

Nuwarta Wiguna

PALU-SULTENG.- Palang Merah Indonesia (PMI) dan lembaga nirlaba Oxfam menyalurkan bantuan non tunai (BNT) langsung kepada penerima manfaat sekitar 6.714 Keluarga di Palu, Sulawesi Tengah. Hal ini dilakukan sebagai dukungan bantuan sosial untuk masyarakat yang terdampak pandemi covid -19 saat ini.

“Bantuan ini merupakan wujud komitmen dari PMI dan Oxfam dalam membantu masyarakat di Palu Sulawesi Tengah dimasa pandemi ini terutama dimasa pemulihan saat ini paska bencana gempabumi, tsunami dan Likuifaksi yang telah melanda di daerah tersebut,” ujar Kasubdiv Tanggap Darurat dan Pemulihan Markas Pusat PMI, Ridwan S.Carman

Ridwan mengatakan, bahwa selama dua tahun terakhir PMI telah melaksanakan program respon tanggap darurat dan upaya pemulihan bagi orang-orang yang terkena dampak di Sulawesi Tengah. Namun demikian, program-program perlu terus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat serta dukungan para mitra seperti oxfam menyusul datangnya bencana baru berupa pandemi COVID-19.

Saat ini kondisi masyarakat harus rela berhadapan dengan situasi sulit terutama menghadapi krisis sosial ekonomi akibat pandemi COVID-19 yang berdampak hampir diseluruh sektor dan terlebih bagi mereka yang sebelumnya terdampak akibat Bencana.

Oleh karena itu, PMI dan Oxfam terus berupaya hadir dalam membantu proses pemulihan akibat bencana gempa dan tsunami dua tahun lalu, serta bencana non alam pandemi COVID-19 saat ini,

“Saat ini PMI dan oxfam sudah mendistribusikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak covid19 di wilayah sulteng dengan target 6.714 rekening. Setiap penerima manfaat akan mendapatkan bantuan nominal sekitar Rp. 906.500/kepala keluarga (KK),” katanya

Ridwan membeberkan, bantuan tersebut disalurkan melalui rekening santunan kerjasama dengan Bank Mandiri, dengan rincian sebaran penerima manfaat sebagai berikut : Kabupaten Parigi terdiri dari 143 Kepala keluarga (KK), Kota Palu 2.986 KK, Kabupaten Sigi 2.779 kk, kabupaten Donggala 806 Kepala Keluarga (KK).

Sementara itu, Humanitarian Operation Lead, Oxfam in Indonesia Dino Argianto menambahkan, sampai saat ini pihaknya terus berkomitmen dalam rangka memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana gempa, tsunami dan likuifaksi terlebih dimasa pandemi saat ini.

“Kita Bekerjasama dengan PMI memberikan dukungan bantuan non tunai ini khususnya kepada sasaran kelompok rentan di masyarakat, untuk meringankan beban kebutuhan pokok khususnya di masa sulit pandemi covid 19 saat ini,” Pungkas Dino

LOGIN

Belum punya akun? Silakan klik tombol di bawah ini untuk melakukan pendaftaran.

DAFTAR

  • Halaman 1
  • Halaman 2
  • Halaman 3
X