RESPON BANJIR, PMI CILEGON BERSAMA INSTANSI TERKAIT LAKUKAN ASESMEN

Fahrullah Al-Bantani

Fahrullah Al-Bantani

CILEGON.– Hujan lebat yang terjadi hampir merata diwilayah Kota Cilegon mengakibatkan beberapa lokasi diwilayah Kecamatan Pulomerak tergenang banjir, merespon informasi banjir tersebut Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cilegon bersama instansi terkait lakukan asesmen.

“Sekira pukul 8:00 WIB kami memperoleh informasi dari masyarakat dan relawan PMI Kecamatan Pulomerak perihal banjir yang terjadi di wilayah Kecamatan Pulomerak, kami langsung berkoordinasi dengan BPBD Cilegon dan menginstruksikan tim Satgana untuk melakukan asesmen dan membantu evakuasi dan penanganan pertolongan pertama jika dibutuhkan dilapangan.” terang Ketua PMI Kota Cilegon, H. Abdul Hakim Lubis, hari Selasa (17/1/2023)

Lebih lanjut, Lubis menerangkan tim Satgana merupakan relawan yang telah dilatih manajemen kebencanaan dengan 13 layanan, selain itu penanggulangan bencana merupakan salah satu mandat PMI.

“Satuan Penanggulangan Bencana atau Satgana erupakan relawan yang telah dilatih manajemen kebencanaan dengan 13 layanan seperti asesmen, evakuasi, pertolongan pertama, ambulans dan posko PMI sebagai pusat layanan informasi, selain itu penanggulangan bencana merupakan salah satu mandat PMI yang tertuang dalam Undang-undang Nomor 1 tahun 2018 tentang Kepalangmerahan.” terangnya

Sementara itu, Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Kota Cilegon, H. Hedi Jamhari menambahkan PMI Kota Cilegon menugaskan 5 personil tim Satgana untuk melakukan asesmen, dari hasil asesmen di 6 titik yang berada diwilayah Kecamatan Pulomerak air sudah mulai surut.

“Untuk tim Satgana yang kami tugaskan sebanyak 5 personil, dari hasil asesmen dan koordinasi dengan Ketua RT setempat, di 6 (enam) titik lokasi diantaranya yang berada di Kelurahan Tamansari yaitu di Lingkungan Bumi Waras RT. 003, Lingkungan Baru RT. 001 & RT. 002 dan Lingkungan Batu Bolong RT. 001, kondisi saat ini air sudah mulai surut. Untuk di Lingkungan Batu Bolong dibantu perusahaan sekitar menggunakan mesin pompa air untuk penyedotan air yang menggenang. untuk di Kelurahan Lebak Gede tepatnya di Lingkungan Wilulang RT 005 RW 009 terjadi pergerakan tanah 1 rumah terdampak yang dihuni 1 Kepala Keluarga atau 4 Jiwa dan Kelurahan Suralaya air mengenang dan menuti jalan akses utama ke PLTU Indonesia Power. Saat ini air suah surut akses jalan sudah bisa dilalui.”jelasnya***

Bagikan:

BERITA LAINNYA