BENCANA BANJIR DAN LONGSOR SAAT PANDEMI

Ahmad Zahid

Ahmad Zahid

SUDAH lebih dari setahun sejak kasus awal Covid-19 diumumkan di Indonesia. Penyakit yang menyerang sistem pernapasan tersebut pertama kali dilaporkan masuk di Indonesia pada 2 Maret 2020. Momen awal Corona Virus Disease (Covid) di Indonesia disampaikan oleh Presiden Joko Widodo, didampingi Menteri Kesehatan yang saat itu dijabat dr. Terawan Agus Putranto, dengan dua warga Depok menjadi pasien pertama di Indonesia. Kasus itu terungkap, setelah pasien 01 kontak dekat dengan warga negara Jepang yang positif Covid-19 saat diperiksa di Malaysia.

Saat pandemi seperti sekaranglah organisasi-organisasi kemanusiaan justru sibuk dengan kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk mengurangi penderitaan sesama. Begitu juga dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tanah Laut.

Tercatat sejak awal maret 2020 hingga sekarang PMI Kabupaten Tanah Laut terus melakukan Respon Terkait Pademi COVID-19 yang mana kegiatan ataupun pelayanan diantaranya adalah ditunjuknya oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Markas PMI dijadikan sebagai Media Center Covid-19 Kabupaten Tanah Laut, hotline, sosialisasi, edukasi, desinfeksi. Distribusi bantuan berupa sembako, masker, sabun cuci tangan, bahan desinfektan, paket Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), alat sprayer, tempat cuci tangan portable dan tempat cuci tangan keliling, sampai dengan pelayanan pemakaman dengan protokol kesehatan dan yang terakhir menyediakan layanan free wifi di Markas PMI untuk pelajar yang belajar online.

Tidak hanya sampai di situ, kejadian yang membuat jajaran PMI Kabupaten Tanah Laut harus bekerja dengan lebih keras adalah ketika pandemi Covid-19 masih ada terjadi bencana banjir dan longsor secara bersamaan yakni pada pertengahan Januari 2021. Banjir dan longsor tersebut berdampak pada 105 desa di sembilan kecamatan. Adapun jumlah kepala keluarga yang terdampak sebanyak 13.476 dan jiwa sebanyak 42.543, sedangkan jumlah pengungsi yang tersebar di beberapa tempat di Kabupaten Tanah Laut mencapai 1.630 jiwa.

Sebagai organisasi kemanusiaan, PMI Tanah Laut tidak tinggal diam dengan kejadian tersebut. Respon pun dilakukan, disesuaikan dengan kapasitas yang ada, yakni evakuasi, asesmen, pelayanan kesehatan dan ambulans, distribusi bantuan, distribusi air bersih, program dukungan psikososial, dapur umum, distribusi tandon air, stasiun pengolahan air (water station), promosi kebersihan dan promosi kesehatan.

Respon tanggap darurat bencana yang dilakukan PMI Tanah Laut berbeda dengan yang biasa dilakukan. Karena bencana hadir saat pandemi Covid-19 yang membuat kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan harus menyesuaikan protokol kesehatan. Dalam merespon bencana banjir dan longsor, banyak relawan PMI Kabupaten Tanah Laut yang terdampak Covid-19, salah satunya adalah Hamdi.

Rumah Hamdi yang terletak di Desa Panjaratan Kecamatan Pelaihari Kabupaten Tanah Laut Provinsi Kalimantan Selatan juga ikut tenggelam dilanda banjir.

Pada saat mendengar informasi Desa Panjaratan ikut terdampak banjir, Hamdi yang saat itu sedang bertugas di Kecamatan Kurau sebagai juru masak Dapur Umum PMI mulai gelisah karena tidak ada seorangpun yang ada di rumahnya saat itu. Dalam hati kecilnya, ia ingin pulang untuk menyelamatkan barang-barang yang ada di rumahnya. Namun, itu tidak bisa dilakukannya, karena daerah Kecamatan Kurau terisolasi oleh banjir dengan putusnya jembatan penghubung menuju Kota Pelaihari. Hamdi pun melanjutkan tugasnya sebagai juru masak. Ia dan timnya harus menyediakan ribuan bungkus nasi beserta lauk untuk penyintas banjir di Kecamatan Kurau dan Bumi Makmur. ***

57

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on google
Share on linkedin
Share on pinterest

BERITA LAINNYA

PMI DAN ICRC PERKUAT KERJA SAMA KEMANUSIAAN

JAKARTA—Palang Merah Indonesia (PMI) bersama Komite Internasional Palang Merah atau ICRC berkomitmen untuk memperkuat...

PMI DAN KOICA AJARKAN ANAK KESIAPSIAGAAN BENCANA

PEKALONGAN - Palang Merah Indonesia (PMI) bersama Korean International Cooperation Agency (KOICA) menggandeng 150...

Respon Erupsi Semeru, PMI Kabupaten Blitar Kirim Relawan

Blitar - PMI Kabupaten Blitar menerjunkan personel dan bantuan ke lokasi terdampak erupsi Gunung...