PMI KOTA SEMARANG AKAN BANGUN POLTEKKES

Ayu Paraswati

Ayu Paraswati

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang sedang mempersiapkan unit usaha baru di bidang pendidikan melalui program Politeknik Kesehatan (Poltekkes) yang rencana pembangunannya dimulai tahun ini.

“Saat ini masih dalam proses pengajuan ijzn serta penyusunan studi kelayakan di Pendidikan Tinggi (Dikti),” ungkap Ketua PMI Kota Semarang, Saman Kadarisman dalam Musyawarah Kerja PMI Kota Semarang 2015, Kamis (15/1).


Poltekkes PMI memiliki dua program studi, yakni Sistem Informasi Pengelolaan Bank Darah dan program studi Tranfusi Darah. Tiap prodi sementara hanya menampung 30 mahasiswa. “Saya yakin Poltekkes PMI ini nantinya akan semakin diminati masyarakat karena lulusannya mudah terserap di dunia kerja. Kami menyediakan tenaga PMI yang handal dan juga untuk rumah sakit yang memiliki bank darah,” tutur Saman.

Pendidikan di Poltekkes PMI Semarang ini ditempuh selama 3 tahun dengan pembagian mata kuliah antara praktek dan teori sebanyak 50:50. Para pengajar juga sudah siap 100% yang berasal dari berbagai elemen. Seperti Undip, RS Kariadi yang membantu menyediakan pengajar dari elemen kesehatan seperti ahli hematologi serta Udinus sebagai penyedia pengajar sistem komunikasi dan informasi darah.

Bantu Bencana Banjarnegara

Kepercayaan masyarakat terhadap PMI makin tinggi. Tanpa memberikan informasi bahwa PMI membuka donasi untuk korban bencana di Banjarnegara. Masyarakat memberikan bantuan kepada PMI untuk disalaurkan kepada korban.

“Donasi yang terkumpul dari Korps Sukarela (KSR) sebesar 43 juta sedangkas markas PMI 30 juta ditambah sembako dan pakaian pantas pakai serta selimut,” jelas Saman.

Untuk info lebih lanjut, dapat menghubungi : M. Nashir Jamaludin, PMI Provinsi Jawa Tengah, Hp: 081228011455, email  : nashrjateng@gmail.com