Bantu Pasien Rujukan, PMI Sediakan Rumah Singgah

Farhan Irfan

Farhan Irfan

BANDAR LAMPUNG—Sebagai rumah sakit bertipe A, Rumah Sakit Abdul Muluk Provinsi Lampung kerap menjadi RS rujukan warga sejumlah wilayah. Sambil mendampingi pasien rujukan, tidak jarang keluarga harus tinggal sementara di wilayah sekitar RS. Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung tergerak membantu masyarakat yang tengah mendampingi pasien rujukan dengan menyediakan rumaha singgah sementara.

 

Rumah yang dinamai Rumah Singgah Siger (Saatnya ikut bergerak untuk rakyat yang membutuhkan) ini berlokasi di Jalan Kiwi Nomor 27, Kelurahan, Sidodadi, Kedaton, Bandar Lampung. Jarak fasilitas ini terbilang dekat, tidak lebih dari 1 kilometer. Kepala Bidang Layanan Sosial (Yansos) PMI Provinsi Lampung Sumiyanto menerangkan, layanan rumah singgah ini resmi beroperasi sejak akhir Juni lalu.

 

“Kami siap melayani keluarga pasien rujukan yang membutuhkan, cukup datang saja atau bisa menghubungi kami dahulu, nanti akan ada petugas yang merespon,” jelasnya pada Kamis, Juli 2022.

 

Sumiyanto menegaskan, layanan tersebut bisa dimanfaatkan secara cuma-cuma. Pihaknya menjamin tidak akan memungut biaya atas fasilitas di Rumah Singgah Siger. PMI Provinsi Lampung juga menyiagakan ambulans untuk pasien rumah sakit tersebut bila mana terjadi hal darurat.

 

“Layaknya hunian sementara, untuk menghemat biaya, keluarga juga bisa pakai dapur. Kapasitasnya ada lima kamar mandi, 5 kamar tidur, ruang tamu, dan ruang makan,” imbuhnya.

 

Penyediaan layanan Rumah Singgah Siger, dikatakan Sumiyanto, merupakan upaya membantu masyarakat ekonomi lemah yang mengalami kesulitan dalam mendampingi pasiem rujukan. Dia menyebutkan, dalam mendampingi pasien, keluarga tidak jarang harus pulang-pergi, terlebih bila jaraknya jauh, “akan sangat kesulitan,” katanya.

 

Untuk memastikan fasilitas ini tepat guna, PMI Provinsi menetapkan sejumlah aturan dan tata tertib.

 

“Ini bukan rumah tinggal, jadi orang atau keluarga yang sudah benar-benar sembuh tidak lagi tinggal di sini,” terangnya.

 

Detail terkait layaanan ini juga diakses memalui saluran telepon di 0811 7979 972. (Hady/PMI Provinsi Lampung)

Bagikan:

BERITA LAINNYA