TINGKATKAN KAPASITAS KEMARKASAN, WUJUDKAN PMI YANG PROFESIONAL DI BANTEN

Fahrullah Al-Bantani

Fahrullah Al-Bantani


SERANG.- PMI Provinsi Banten dan Kabupaten-Kota se-Banten bakal mampu menerapkan manajemen markas maupun Unit Donor Darah (UDD) dengan baik dan profesional, sehingga makin dipercaya oleh masyarakat.

Hal itu ditegaskan Fasilitator dari PMI Kalimantan Timur, Mediono pada acara penutupan Pelatihan Manajemen Markas PMI Provinsi Banten, Jumat (13/05/2022). “Pelatihan Manajemen Markas PMI se-Banten telah selesai. Semua peserta telah mendapat tambahan pengetahun dan keterampilan tentang bagaimana mengelola markas dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas-tugas pengurus sebagai penanggungjawab kepalangmerahan,” kata Kepala Markas PMI Kalimantan Timur tersebut.

Dijelaskan, pengetahuan dan keterampulan yang diberikan kepada peserta dari PMI Banten dan Kabupaten-Kota antara lain mekanisme pengelolaan administrasi umum, pelayanan bencana, kesehatan, sosial dan UDD.”Termasuk pengelolaan keuangan yg transparan dan akuntabel telah diberikan kepada seluruh peserta dengan harapan ke depan, pengelolaan markas dan UDD PMI se-Banten menjadi lebih baik,” tandanya.

Hal senada dikatakan Fasilitator dari PMI Kota Surakarta, Budi Purwanto dan dari PMI DI Yogyakarta, Ahmad Zaki Ali. “PMI Provinsi Banten sudah melakukan lompatan luar biasa secara kelembagaan. Pelatihan Manajemen Markas ini sangat strategis untuk keberlangsungan organisasi, tidak hanya jangka pendek, tapi juga jangka panjang. Singkatnya, PMI Banten sudang menyiapkan kader-kader terbaiknya untuk keberlangsungan organisasi. Seluruh pelatihan ini diikuti oleh peserta dengan sangat baik, antusias dan saya yakin hasilnya akan bisa dirasakan oleh PMI Banten dan Kabupaten-Kota,” tandas Ahmad Zaki Ali.

Jantung Penggerak Organisasi

Pengurus PMI Provinsi Banten Bidang Organisasi, Nur Amrin menegaskan markas merupakan jantung penggerak organisasi PMI. Untuk itu, sumber daya manusia (SDM) nya harus ditingkatkan,dilatih dan diasah terus dengan pengetahuan dan keterampilan manajemen maupun teknis pengelolaan organisasi.

“Pada akhir tahun kepengurusan PMI Provinsi Banten ini, kami menganggarkan lebih banyak program atau kegiatan pada sektor peningkatan kapasitas kemarkasan,” tandasnya.

Ia meminta kepada para peserta pelatihan untuk menerapkan ilmu, pengetahuan dan keterampilan tersebut sesuai dengan bidang tugas masing-masing. “Sampaikan pula hasilnya, termasuk materi-materi dari para fasilitator kepada para Kepala Markas yang tidak hadir dalam pelatihan ini,” ungkapnya.***

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on pinterest

BERITA LAINNYA

TINGKATKAN KAPASITAS KEMARKASAN, WUJUDKAN PMI YANG PROFESIONAL DI BANTEN

SERANG.- PMI Provinsi Banten dan Kabupaten-Kota se-Banten bakal mampu menerapkan manajemen markas maupun Unit...

PONPES AL-QODIRI GANDENG PMI JEMBER CEGAH DBD SEHARI SEBELUM KEDATANGAN SANTRI

Jember, Sebagai antisipasi penyebaran penyakit demam berdarah yang ditularkan oleh nyamuk aedes aegypti, ratusan...

HALAL BIHALAL KARYAWAN ALFAMART DIISI DENGAN KEGIATAN DONOR DARAH

TANAH LAUT, KALIMANTAN SELATAN - Halal bihalal adalah salah satu tradisi yang berkembang di...