logo2021

MANFAATKAN DUKUNGAN USAID, SIBAT PAGERGUNUNG GALAKKAN PENGUATAN RESPONS COVID-19

Farhan Irfan

Farhan Irfan

TEMANGGUNG, JAWA TENGAH—Palang Merah Indonesia (PMI) melibatkan relawan masyarakat di berbagai wilayah untuk mencegah penyebaran virus corona.Di Temanggung, Jawa Tengah, relawan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) melakukan promosi kesehatan di tempat umum untuk mencegah klaster baru kasus covid-19. Dengan bantuan Lembaga Pembangunan Internasional Amerika Serika<span;> (USAID), Sibat melakukan pencegahan dan penanganan covid-19 secara mandiri.

Klaster baru kasus covid-19 disebut kerap muncul dari kerumunan massa. Pasar, pesta pernikahan, atau kegiatan lainnya yang melibatkan banyak massa kerap menjadi tempat transmisi virus corona. Relawan Sibat di Desa Pagergunung, Kecamatan Bulu, Temanggung tergerak melakukan edukasi dan promosi kesehatan di kerumunan massa untuk mencegah hal tersebut.

Staf PMI Temanggung Andi Pratikno, menerangkan, klaster pesta pernihakan di Temanggung muncul di beberapa desa. Untuk mencegah perluasan, kata Andi, relawan Sibat dilibatkan untuk mengimbau tamu pesta menaati protokol kesehatan. Sibat juga memasang alat peraga kampanye kesehatan di sejumlah titik keramaian untuk mengingatkan warga.

“Sempat banyak muncul klaster pesta pernikahan, kami libatkanlah Sibat untuk menyemprotkan sanitasi tangan ke tamu, dan mengimbau agar tak berlama-lama di pesata pernihakan. Kami bergabung dengan aparat desa dalam pelaksanaannya,” jelas Andi.

Tak hanya Sibat Desa Pagergunung, Sibat Desa Pringsurat pun melakukan hal yang sama. Andi menjelaskan, tidak kurang dari 20 relawan Sibat terlibat aktif dalam pencegahan dan penanganan covid-19 di sejumlah dusun. Selain promosi kesehatan, pencegahan dengan penyemprotan disinfektan juga dilakukan.

“Kami bersama Sibat rutin melakukan edukasi, kampanya protokol kesehatan saat pandemi, dukungan isolasi mandiri, dan mendistribusikan fasilitas cuci tangan pakai sabun (CTPS),” terangnya.

Koordinator Sibat Desa Pagergunung, Istaya mengatakan, angggota Sibat bersiaga di posko isolasi mandiri secara bergantian. Mereka, sambungnya, bertugas memantau dan memenuhi kebutuhan harian warga isolasi mandiri.

“Kebutuhan warga isman kami suplai dari posko. Kemudian, bila butuh sesuatu bisa telepon orang posko untuk dibawakan,” kata warga Dusun Krajan RT 1/1 tersebut.

USAID melalui IFRC dan PMI memberikan dukungan dana ke 390 desa di sejumlah wilayah di seluruh Indonesia. Desa penerima manfaat bantuan ini umumnya memanfaatkan dana untuk penguatan respons masyarakat terhadap pandemi covid-19. (irf

LOGIN

Belum punya akun? Silakan klik tombol di bawah ini untuk melakukan pendaftaran.

DAFTAR

  • Halaman 1
  • Halaman 2
  • Halaman 3