Relawan PMI Cianjur dibekali Pelatihan Pengendalian Kejadian Luar Biasa, Ini Harapan nya

Humas PMI Cianjur

Humas PMI Cianjur

CIANJUR, JAWA BARAT- Sejumlah relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cianjur Jawa Barat diberikan pembekalan dan orientasi terkait pengendalian kejadian luar biasa (KLB) pencegahan penyakit dan promosi kesehatan di masyarakat khususnya para penyintas pasca gempa di Cianjur. Acara tersebut digelar selama dua hari dari tanggal 10 sampai 11 januari 2023 yang bertempat di Markas PMI Kabupaten Cianjur.

“Penguatan kapasitas relawan PMI perlu dilakukan untuk memaksimalkan upaya respon PMI saat ini, dalam upaya membantu pemerintah dalam penanganan paska terjadinya bencana gempa bumi di Cianjur terutama di fase transisi darurat ke pemulihan saat ini,” kata Ketua PMI Kabupaten Cianjur, Ahmad Fikri, selasa (10/1)

Dia mengatakan, hal ini penting dilakukannya terutama dalam membekali para relawan yang bertugas khsususnya di layanan kesehatan sebagai langkah antisipasi permasalahan kesehatan yang mungkin saja bisa terjadi para penyintas di pengungsian

Dijelaskanya, dalam pelaksanaan orientasi pembekalan materi pengendalian kejadian Luar Biasa (KLB) ini dikemas dalam  On Job Traning (OJT).  Dalam kegiatan ini pihaknya melibatkan sejumlah relawan aktif yang sudah terlibat langsung di lapangan khususnya di layanan kesehatan

Sementara itu, Fasilitator dari Staf Divisi Pelayanan Kesehatan Markas PMI Pusat Nurrista Agrestryana menambahkan, ancaman kesehatan dapat terjadi baik pada situasi normal ataupun situasi bencana. Kesehatan masyarakat pada masa darurat menjadi salah satu hal penting yang perlu ada dalam tahapan pemulihan bencana.

“Peringatan dini alert penyakit dari suatu wilayah menjadi pacuan untuk melaksanakan kegiatan pencegaha dan pengendalian penyakit agar tidak menjurus kepada terjadinya KLB atau wabah,” katanya

Dia menerangkan, sebagai upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular dalam rangka pemulihan operasi tanggap darurat bencana gempa bumi cianjur. PMI Kabupaten Cianjur melaksanakan On Job Training (OJT) untuk relawan markas, agar dapat memahami terkait dengan pencegahan dan pengendalian KLB serta mobilisasi masyarakat dalam situasi darurat.

Dijelaskanya, dalam orientasi pembekalan kesiapsiagaan kejadian luar biasa untuk relawan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman utamanya dalam hal pencegahan, deteksi dini, dan aksi dini khususnya para penyintas yang saat ini berada di titik pengungsian

Dalam kegiatan ini, sambungnya, para peserta dibekali berbagai materi dan praktek seperti diantaranya, prinsip dasar pengendalian KLB, penggunaan perangkat pengendalian KLB, serta pelibatan masyarakat dan akuntabilitas dalam penyampaian pesan kesehatan

Ia mengharapkan para peserta yang ikut dalam kegiatan ini mampu mengidentifikasi dan deteksi dini kemungkinan terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) tertentu setelah kejadian bencana.

“Selain itu para peserta diharapkan dapat melakukan pencegahan dan penanganan wabah atau penyakit untuk mencegah terjadinya KLB,” pungkasnya

   

   

Bagikan:

BERITA LAINNYA