logo2021

JAKARTA KEMBALI TERGENANG, PMI DIRIKAN POSKO BENCANA

Ayu Paraswati

Ayu Paraswati

JAKARTA – Hujan deras turun hampir seluruh wilayah Jakarta sejak minggu malam hingga pagi ini, Senin (9/2). Akibatnya, sejumlah wilayah di Ibukota tergenang air dengan ketinggian beragam di setiap titik. Berdasarkan data Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta terdapat 53 titik genangan sejumlah ruas jalan di Jakarta hingga pukul 06.00 WIB.

Tepatnya, sebanyak 22 genangan di wilayah Jakarta Pusat, 22 genangan di Jakarta Barat, 4 genangan di Jakarta Timur, 2 genangan di Jakarta Selatan, dan 3 genangan di Jakarta Utara. Genangan tersebut membuat beberapa ruas jalan putus dan menimbulkan kemacetan di Ibukota.

Berdasarkan data Posko Bencana PMI Provinsi DKI Jakarta, Banjir telah menggenangi sejumlah permukiman warga di Ibukota. Air setinggi 60 sentimeter menggenangi rumah warga di RW 02, RW 06, dan RW 07, Kampung Rawa, kelurahan Johar Baru, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat.

Kemudian, warga di RW 17, Kelurahan Muara Baru dan Muara Karang, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara melaporkan ketinggian air 100 sentimeter. Meskipun demikian warga di kelurahan tersebut masih bertahan di kediaman masing-masing. Banjir juga terjadi di Kelurahan Pejagalan, Penjaringan, ketinggian air 80 sentimeter.

Sementara itu, sejumlah wilayah di Kota Jakarta Barat sudah tergenang banjir. Wilayah tersebut meliputi, RW 05, RW 11, kelurahan Kedaung Kali Angke, Kecamatan Cengkareng, ketinggian air 50 sentimeter. Banjir 100 sentimeter juga terjadi di Kelurahan Rawa Buaya, Cengkareng. Selanjutnya di RW 01, RW 02, dan RW 08, Kelurahan Kedoya Utara, Kecamatan Kebon Jeruk, ketinggian air mencapai 100 sentimeter. Komplek Green Garden (RW 09), kelurahan Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, ketinggian 50 sentimeter. Sukarelawan PMI di RW 02, Kelurahan Kelapa Dua, Kebon Jeruk, melaporkan ketinggian air mencapai 70 sentimeter. Kemudian RW 04 Kelurahan Kembanga Utara, Kecamatan Kembangan ketinggian air 40 sentimeter.

Hal yang sama juga terjadi di wilayah Jakarta Selatan, hingga saat ini banjir 100 sentimeter terjadi di RW 01, Kelurahan Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak. Kemudian di Kelurahan Petogogan, Kecamatan Kebayoran Baru, ketinggian mencapai 150 sentimeter. Sedangkan di Kelurahan Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu, ketinggian air mencapai 50 sentimeter.

Merespon fenomena alam yang terjadi dari malam hingga siang ini, PMI di Wilayah DKI Jakarta (Kota Jakarta Pusat, Utara, Barat, Selatan, dan Timur) menyiagakan sukarelawan di markas PMI Kota masing-masing dan sudah membentuk Posko Bencana Banjir di markas PMI.

Sementara itu, PMI juga sudah memobilisasi tim Asessment untuk melakukan pendataan di seluruh wilayah yang rentan banjir. Selain itu tim evakuasi sudah diturunkan di kelurahan Johar Baru, Jakarta Pusat dan Kelurahan Petogogan, Jakarta Selatan menggunakan perahu karet. Sedangkan di Kelurahan Pejagalan, Jakarta Utara, PMI menggunakan mobil Unimog untuk mengevakuasi warga.

PMI Kota Jakarta Pusat juga melaporkan sudah mendirikan Posko Dapur Umum di Kelurahan Petamburan dan Bendungan Hilir, Kecamatan Tanah Abang. Sementara itu di Kota Jakarta Barat, Anggota Sibat Kelurahan Kedoya Utara sudah mendirikan posko lapangan di kelurahan tersebut. Sedangkan warga mulai memenuhi Posko Pengungsian Pasar Sentral Rawa Buaya, Jakarta Barat.

Sukarelawan di PMI Kabupaten Kepulauan Seribu juga sudah siaga dan siap dimobilisasi untuk membantu salah satu wilayah PMI Kota yang mengalami banjir besar, bila dibutuhkan.

Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi : Dodi Humas PMI DKI Jakarta, 0817 996 7791, atau Posko Bencana Markas Pusat PMI, Telp: 021 7992325 ext. 678. 

LOGIN

Belum punya akun? Silakan klik tombol di bawah ini untuk melakukan pendaftaran.

DAFTAR

X