logo2021

BANJIR 1,5 METER DI KABUPATEN BEKASI

Ayu Paraswati

Ayu Paraswati

Hujan deras yang turun di wilayah Kabupaten Bekasi sejak Minggu (8/2) hingga saat ini, menyebabkan semakin tingginnya air yang merendam pemukiman warga di Kecamatan Sukatani, Sukakarya, Cabangbungin, Muaragembong, Babelan, Tarumajaya dan Pebayuran. Banjir yang terjadi di 7 Kecamatan tersebut disebabkan karena jebolnya tanggul Kali Ciherang.

Hingga saat ini, ketinggian air masih berkisar mencapai 1-1,5 meter. Namun, masyarakat terdampak masih memilih untuk tetap bertahan ditumah masing-masing. Dikarenakan masyarakat berasumsi ketinggian air yang merendam rumahnya belum terlalu berbahaya.


Bukan hanya merendam pemukiman, banjir yang terjadi juga merendam areal persawahan. Daerah persawahan yang terendam luasnya mencapai 8.670 Hektar. Area sawah yang terkena banjir itu meliputi kecamatan Sukatani, Surakarya, Cabangbungin, Muaragembong, Babelan, Tarumajaya dan Pebayuran.

“Berdasarkan hasil assessment oleh PMI Kabupaten Bekasi dilokasi bencana, terdata bahwa banjir telah merendam ratusan rumah, dengan 1.719 KK (6.874 Jiwa) terdampak.” Jelas Ilham Huznul, Koordinator PMI Kabupaten Bekasi.

Hujan juga menyebabkan terjadinya genangan air di wilayah Kec.Tambun Selatan dan di sepanjang jalan raya Cikarang – Bekasi yang menyebabkan kemacetan sangat parah hingga lumpuh total di sepanjang jalur tersebut.

Banjir yang terjadi membuat masyarakat Kecamatan Sukakarya mengalami keterbatasan pangan. Masyarakat juga kesulitan air bersih untuk memasak, minum dan MCK.

Berikut data titik genangan air disepanjang jalan raya Cikarang-Bekasi yang dihimpun oleh PMI Kabupaten Bekasi :

  • Pasar Cikarang air menggenang dengan ketinggian air 30 – 50 cm
  • Jl.Warung Bongkok – Jl.Rawa palangan ketinggian air 30 cm
  • Di depan Koramil Cibitung ketinggian air 20 cm
  • Simpang Lampu Merah Cibitung ketinggian air mencapai 30 cm
  • Ramayana Cibitung 30 cm
  • RSUD dan Pasar Induk Cibitung ketinggian air mencapai 50 cm
  • Jl.Raya Indoporland ketinggian air hingga 30 cm
  • Jl.Sasak jarang ketinggian air yang mencapai 1 m dan berarus kencang karena meluapnya kali yang berada disamping swalayan

Di Kecamatan Tambun Selatan, PMI Bekasi berhasil mengevakuasi satu orang warga yang terpleset pada saat menyeberangi arus banjir. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Bekasi Menetapkan status siaga Banjir hingga akhir Februari 2015.

“Dalam merespon banjir tersebut, PMI Kabupaten Bekasi melakukan Assessment kelokasi kejadian. Kemudian membantu warga dalam proses evakuasi, serta berkoordinasi dengan Kepala Desa setempat dan Instansi terkait lainnya.” Jelasnya.

Untuk informasi selengkapnya, dapat menghubungi: Posko PMI kabupaten bekasi, Tlp: 021 – 8833 1224 atau Ilham Huznul FN., Koordinator Tim Assesment PMI Kabupaten Bekasi, Hp: 0857 1713 5457

LOGIN

Belum punya akun? Silakan klik tombol di bawah ini untuk melakukan pendaftaran.

DAFTAR

  • Halaman 1
  • Halaman 2
  • Halaman 3
X