PMI Kabupaten Tubaba Habiskan 8.000 Dosis Vaksin Covid-19 dalam Waktu Dua Hari

Yunas Tanto

Yunas Tanto

TULANG BAWANG BARAT, LAMPUNG,- Sebanyak 8.000 dosis vaksin PMI Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung  telah disuntikkan kepada masyarakat dalam dua hari. Hal itu disampaikan Ketua PMI Tulang Bawang Barat, Ponco Nugroho saat memantau vaksinasi Covid-19 PMI bersama Dinas Kesehatan di Tiyuh Margomulyo, Kecamatan Tumijajar, Kamis (07/10/2021).

Ponco mengatakan, vaksin tersebut diperoleh dari PMI Provinsi Lampung sebagai upaya membantu pemerintah dalam percepatan vaksinasi nasional Covid-19. “Alhamdulillah berkat peran semua pihak sebanyak 8.000 dosis vaksin jenis Sinovac yang kami sediakan habis dalam dua hari saja,” kata dia.

Ponco menjelaskan vaksinasi digelar di sembilan kecamatan dibantu Tenaga Kesehatan (Nakes) dari puskesmas masing-masing. “Dengan dukungan nakes dari tiap puskesmas, tidak membutuhkan waktu yang lama menghabiskan vaksin tersebut,” imbuhnya.

Ditambahkan, dalam dua pekan terakhir, antusias masyarakat untuk divaksin sangat tinggi. Justru yang menjadi persoalan di kabupaten berjuluk Bumi Ragem Sai Mangi Wawai tersebut adalah keterbatasan vaksin beserta tenaga kesehatan. “Dalam satu hari pemerintah daerah melalui dinas kesehatan, hanya mampu mencapai sasaran sebanyak 4.250 orang saja, karena tim nakes yang tersedia hanya berjumlah 17 tim saja,” ujar Ponco yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Tubaba .

Berharap Tambahan Vaksin

Lebih lanjut diungkap Ponco, PMI Tubaba  akan segera melaporkan capaian tersebut ke PMI Provinsi Lampung, sekaligus berharap mendapatkan tambahan vaksin kembali, untuk membantu pemerintah dalam percepatan vaksinasi nasional Covid-19 khususnya Pemkab Tubaba.

“Ya tentunya kami berharap penambahan vaksin dari PMI Provinsi Lampung, karena masyarakat di Tubaba yang belum divaksin masih sangat banyak. Separuh penduduk saja belum tercapai,” harapnya.

Kepala Tiyuh Margomulyo, Didik Subroto menyampaikan, warganya yang sudah menyatakan kesiapan untuk divaksin hingga hari ini (Kamis-red) sudah mencapai angka 1.500 orang. Namun, banyak warga yang kecewa karena ketersediaan vaksin hanya untuk 250 orang. “Meskipun kecewa, masyarakat dapat memahami penjelasan yang kita sampaikan. Yang pasti kami khususnya warga Tiyuh Margomulyo siap untuk di vaksin,” pungkasnya.***

43

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on google
Share on linkedin
Share on pinterest

BERITA LAINNYA

PMI DAN ICRC PERKUAT KERJA SAMA KEMANUSIAAN

JAKARTA—Palang Merah Indonesia (PMI) bersama Komite Internasional Palang Merah atau ICRC berkomitmen untuk memperkuat...

PMI DAN KOICA AJARKAN ANAK KESIAPSIAGAAN BENCANA

PEKALONGAN - Palang Merah Indonesia (PMI) bersama Korean International Cooperation Agency (KOICA) menggandeng 150...

Respon Erupsi Semeru, PMI Kabupaten Blitar Kirim Relawan

Blitar - PMI Kabupaten Blitar menerjunkan personel dan bantuan ke lokasi terdampak erupsi Gunung...