logo2021

20.000 LITER AIR BERSIH UNTUK KECAMATAN PAYUNG

Ayu Paraswati

Ayu Paraswati

Erupsi gunung Sinabung yang terjadi sejak 2 Juni lalu, mengakibatkan dampak berkepanjangan bagi warga Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Kesulitan mendapatkan air bersih, kini mulai dirasakan oleh masyarakat. Hal tersebut terjadi akibat abu vulkanik yang kini masih menyelimuti. Ditambah lagi curah hujan yang sangat minim di bulan Juni, mengakibatkan mata air tak lagi dapat berfungsi dengan baik.

Bastian Bangun,Humas PMI Kabupaten Karo mengatakan Desa di Kecamatan Payung merupakan lokasi yang terdampak kekeringan terparah. Ditambah dengan tingginya jumlah pengungsi yang ditempatkan di Los Desa Batukarang, Kecamatan Payung. Hal ini menyebabkan masyarakat dan pengungsi semakin sulit mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.


Merespon hal tersebut, PMI Kab Karo pada Sabtu (4/7) pukul 21.00 memobilisasi truk tangki untuk menyuplai air bersih untuk warga Desa Payung.

“Sebanyak 20.000 Liter air bersih telah didistribusikan oleh MI Kab karo untuk masyarakat Desa Payung pada Sabtu malam (4/7),” Jelas Bastian.

Selain di Desa Payung, PMI Kabupaten Karo juga telah mendistribusikan 5.000 Liter air Bersih ke Posko Pengungsian Paroki Gereja Katolik Kabanjahe. Hingga saat ini (6/7), 10.645 Jiwa masih mengungsi di 10 lokasi pengungsian dan 7 titik hunian sementara, yakni di Jambur LAU Buah Batu Karang, Paroki G. Khatolik K. Jahe, Gedung Serba guna KNPI, Gedung Serba Guna GBKP, Jambur Sempajaya, Gudang Jeruk Subarki, BPPT, Jambur Korpri, Jambur Desa Tanjung Mbelang dan GPDI Ndokum Siroga.

Untuk informasi lebih lanjut: Arifin Muhammad Hadi, Kepala Divisi Penanganan Bencana PMI Pusat, HP. 0812 977777 55, Benny Yuswar, Wakabid PB  Prov. Sumatera Utara, Hp: 08137573417 atau Bastian, Humas PMI Kab Karo, Hp: 081370403043

LOGIN

Belum punya akun? Silakan klik tombol di bawah ini untuk melakukan pendaftaran.

DAFTAR

X