HARI DONOR DARAH SEDUNIA 2015 #WBDD

Ayu Paraswati

Ayu Paraswati

Setiap detik setiap hari, orang di seluruh dunia, dari segala usia dan dari semua lapisan masyarakat memerlukan transfusi darah untuk bertahan hidup. Dunia masih kekurangan darah untuk didonasikan. Saat ini 40 persen darah yang terkumpul didonasikan untuk negara berkembang, karena negara berkembang memiliki penduduk banyak dan membutuhkan donor darah lebih banyak. World Health Organization (WHO) bercita-cita agar pada tahun 2020, semua negara sudah dapat memperoleh seluruh kebutuhan darahnya dari donor sukarela yang tidak dibayar. Sementara sekarang ini, hanya 62 negara yang memiliki persediaan darah nasional dari hampir 100% donor darah yang tidak dibayar, termasuk Indonesia  sedangkan negara lainnya masih bergantung pada donor keluarga dan donor yang dibayar.

Pada tahun ini Momentum Hari Donor Darah Sedunia,  kita  mengapresiasi  kepada Pedonor Darah  Sukarela yang telah melakukan baktinya dengan penuh dedikasi, bahkan dalam situasi yang sulit terkadang membahayakan, untuk memberikan bantuan kepada sesama manusia yang paling rentan, dan mempromosikan gerakan gotong royong.


Peringatan Hari Donor Darah Sedunia 2015  ini, kita mengangkat tema “Terima kasih telah menyelamatkan nyawaku “ Thank you for saving my life , dengan harapan menimbulkan  semangat kemanusiaan pada diri setiap Pedonor Darah Sukarela PMI untuk terdorong bersama-sama PMI berperan dalam kegiatan Kemanusiaan yang nyata dan langsung kepada masyarakat.

“Terima Kasih telah menyelamatkan nyawaku “ “Thank you for saving my life “ ,  Sebagai penghargaan dalam  penyebaran  nilai- aksi-kemanusiaan sekaligus nilai-nilai kepalangmerahan yang  terus berkobar dan  terus berkelanjutan membantu umat manusia di dunia tanpa memandang suku, bangsa , agama dan ras.

 

SEE dapat di download di sini : https://www.dropbox.com/sh/lnhebl5cqyp300n/AACpTdSSA56qISytwMgDfRZ5a?dl=0