PMI Gencar  Melakukan layanan “Home Care” Pantau Kesehatan Penyintas Gempa

Humas PMI Cianjur

Humas PMI Cianjur

CIANJUR, JAWA BARAT-  Memasuki fase transisi darurat ke pemulihan paska gempa bumi di Cianjur, Palang Merah Indonesia (PMI) terus mengoptimalkan pelayanan Home Care untuk memberikan layanan kesehatah lanjutan paska perawatan medis para penyintas gempa bumi, khususnya yang mengungsi di tenda-tenda darurat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

“Selain membuka layanan kesehatan di setiap posko pengungsian, kami pun gencar melakukan layanan home care kepada pasien paska perawatan dan tindakan medis sebelumya dengan menyisir titik pengungsian,” kata Koordiantor Pelayanan Kesehatan PMI Cianjur, dr. Susilawati

Menurutnya, pelayanan ini sebagai bentuk komitmen PMI saat ini untuk memberikan pelayanan kemanusiaan dan bantuan kepada para penyintas di fase transisi darurat ke pemulihan ini terutama kelompok rentan seperti halnya pasien pasien paska perawatan medis sebelumya yang tidak memungkinkan untuk memeriksakan ke tempat fasilitas kesehatan

Susi menjelaskan, walaupun saat ini status tanggap darurat selesai, tetapi pelayanan kesehatan terus dilakukan pihaknya untuk menjangkau para pengungsi  salahsatunya mengoptimalkan pelayanan home care ini atau perawatan lanjutan kunjungan rumah

Dia menjelaskan layanan kesehatan lanjutan ini penting untuk para penyintas apalagi mereka yang tinggal di tenda darurat sehingga saat ini. Layanan ini merupakan salah satu aksi PMI dalam membantu pemerintah percepatan penanganan menuju transisi pemulihan.

Ditambahkanya, sejak pertama terjadinya musibah bencana gempa bumi sampai saat ini, pihaknya mencatat sudah ada sekitar 5.968 jiwa penerima manfaat yang mendapatkan pelayanan kesehatan dari PMI saat ini termasuk didalamnya pasien yang mendapatkan pelayanan home care seperti yang mengalami trauma fraktur akibat tertimpa reruntuhan bangunan paska gempa bumi

“Kebanyakan pasien yang mendapatkan layanan home care saat ini, adalah para penyintas yang membutuhkan perawatan lanjutan di pengungsian dan membutuhan pemantauan pelayanan medis secara intens dan berkala,” pungkasnya

     

Bagikan:

BERITA LAINNYA