logo2021

PMI DAN MASYARAKAT CILACAP TANAM 50.000 BIBIT MANGROVE

Ayu Paraswati

Ayu Paraswati

Sebagai salah satu upaya untuk mengurangi risiko bencana dan dampak perubahan iklim di wilayah pesisir, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cilacap mengembangkan kerjasama dengan masyarakat dalam pengembangan 50.000 bibit pohon Mangrove di kawasan Desa Karangbenda Kecamatan Adipala Kabupaten Cilacap.

Keterlibatan penuh dari masyarakat dalam upaya-upaya mitigasi merupakan salah satu modal utama. “PMI bersama masyarakat melakukan penanaman dan pemeliharaan vegetasi pantai, sebagai langkah nyata mengurangi risiko bencana dan dampak perubahan iklim,” ujar Bambang Toedjiono, Ketua PMI Cilacap saat penandatanganan MoU (nota kesepahaman) tentang Rehabilitasi Hutan Pantai Program Pengurangan Risiko Terpadu Berbasis Masyarakat (PERTAMA) Daerah Pesisir di Aula Markas PMI Cilacap, Rabu (28/1) akhir Januari lalu.


Desa Karangbenda merupakan wilayah pesisir selatan di Cilacap, yang telah memiliki tim Sibat (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat). Sibat bersama aparatur desa menggerakkan masyarakat untuk berkontribusi mengurangi risiko bencana dengan mitigasi berupa penyelamatan hutan pantai.

Kepala Desa Karangbenda, Sakino mengungkapkan bahwa kawasan desa akan dikembangkan hutan Mangrove dengan dukungan Palang Merah Amerika dan Institut Pertanian Bogor (IPB). “Kami bersama warga ingin melestarikan ekosistem pesisir, yang didukung oleh PMI dan Amcros serta IPB,” ungkapnya.

PMI dan Amcros selama ini telah memberikan pendampingan dan fasilitas untuk penyediaan dan pengembangan bibit Mangrove yang diarahkan oleh Tim Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL) IPB. “Penyediaan dan pengembangan bibit dilakukan oleh relawan dan anggota Sibat yang dibimbing oleh tim PKSPL-IPB,” ujar Endro Teguh Kusuma, koordinator lapangan PMI Cilacap.

Penanaman dilakukan disepanjang pesisir Pantai Sodong, Karangbenda. “Saat ini sudah dilakukan penanaman sejumlah 25.000 bibit Mangrove sepanjang tahun 2014. Tim sibat tidak hanya menanam, namun juga melakukan perawatan secara rutin,” terangnya.

Untuk informasi selengkapnya, dapat menghubungi : M. Nashir Jamaludin, PMI Provinsi Jawa Tengah, Hp: 081228011455, Email  : nashrjateng@gmail.com

LOGIN

Belum punya akun? Silakan klik tombol di bawah ini untuk melakukan pendaftaran.

DAFTAR

  • Halaman 1
  • Halaman 2
  • Halaman 3
X