ANTISIPASI BANJIR AWAL TAHUN, PMI KOTA TANGERANG SIAGAKAN RELAWAN

Ayu Paraswati

Ayu Paraswati

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang bersiaga menghadapi ancaman banjir menjelang pergantian tahun. Sejumlah perlengkapan tanggap darurat banjir ditambahkan PMI Kota Tangerang untuk mengantisipasi banjir. Hal tersebut terungkap saat apel gabungan siaga banjir Kota Tangerang di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (3/12/2020).

Bencana banjir pada awal tahun 2020 di Kota Tangerang membuat PMI lebih bersiaga menghadapi ancaman banjir berikutnya. Ketua PMI Kota Tangerang Oman Djumansyah menerangkan, perahu karet yang pada bencana banjir sebelumnya sangat dibutuhkan untuk evakuasi warga ditambah menjadi empat unit.

“Kami siagakan empat perahu karet ditambah mopel 40 pk. Alat itu kami gunakan untuk menunjang evakuasi warga bila terjadi banjir hebat. Personel juga kami tambah dalam siaga banjir sebagai antisipasi,” terangnya.

Sedikitnya 50 relawan dengan berbagai keahlian disiagakan PMI untuk membantu Pemerintah Kota Tangerang dalam penanggulangan bencana banjir. Oman merinci, sejumlah personel tersebut berasal dari unsur relawan, kru ambulans, staff, relawan masyarakat (Sibat) dan pengurus PMI Kecamatan.

Khusus relawan masyarakat atau Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat), PMI telah mengembangkan kapasitas serta jumlahnya di sejumlah kecamatan. Selain dibekali kemampuan penanganan bencana saat pandemi, kelompok relawan ini juga akan dijadikan ujung tombak koordinasi antarwilayah rawan banjir.

“Berdasarkan evaluasi, ada empat kecamatan yang rawan banjir, Periuk, Cipondoh, Karang Tengah, dan Cipondoh. Kami terus bersinergi untuk memberi pelayanan kepada masyarakat. PMI akan terus mengembangkan Sibat. Saat ini hampir semua PMI kecamatan sudah membentuk tim Sibat, untuk mengantisipasi bencana yang ada di wilayah masing-masing,” tutupnya.