SIAGA SINABUNG, PMI KIRIM BANTUAN

Ayu Paraswati

Ayu Paraswati

Kondisi Gunung Sinabung hingga Kamis (2/7) terpantau masih belum menunjukkan tanda penurunan aktivitasnya. Gunung yang masih terbatuk-batuk itu, masih dalam status Awas (level IV) sejak 2 Juni 2015. Penetapan status tersebut, semakin memperluas zona bahaya menjadi 7 kilometer dari kawah Sinabung.

Erupsi gunung setinggi 2.460 mdpl itu memaksa 10.645 Jiwa di sejumlah desa mengungsi. Beberapa pengungsi adalah kelompok rentan yang berjumlah 780 Lansia, 76 Wanita Hamil, 220 Bayi, dan 747 Balita. Hingga saat ini, para pengungsi berada di 10 lokasi pengungsian dan 7 titik hunian sementara.

Selama masa erupsi Gunung Sinabung mulai 2010-2015, PMI telah melakukan operasi tanggap darurat untuk membantu masyarakat yang terkena dampak dengan memobilisasi relawan PMI dari Tana Karo dan sekitarnya, membagikan 7,500 masker, 500 tarpaulin, 250 tikar, 250 paket hygiene, 200 paket family kit, dan 2 ribu lembar seng, serta mengirimkan 1 unit mobil tangki air (kapasitas 5.000 liter air) untuk pelayanan kesehatan dan air bersih.

Ginanjar Kartasasmita, selaku Plh. Ketua Umum PMI mengatakan bahwa PMI akan mengerahkan seluruh sukarelawannya dalam aksi kemanusiaan untuk Sinabung. Bantuan diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan bantuan air bersih dan sanitasi serta pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak erupsi Sinabung.

“Seluruh bantuan ini akan diprioritaskan di tiga titik pengungsian, yaitu di wilayah Jambur Lau Buah, Batu Karang Gudang Jeruk Surbakti atau TK Surbakti dan Jambur Korpri, untuk  pelayanan air bersih, sarana MCK dan promosi kesehatan.” Jelas Ginanjar.

Untuk informasi lebih lanjut: Arifin Muhammad Hadi, Kepala Divisi Penanganan Bencana PMI Pusat, HP. 0812 977777 55, Benny Yuswar, Wakabid PB  Prov. Sumatera Utara, Hp: 08137573417 atau Bastian,PMI Kab Karo, Hp: 081370403043