Menu

 

A Member Of 

Kampanye

Kampanye (7)

Gerakan Sejuta Masker Untuk Indonesia

Senin (02/03/2020) Presiden Joko Widodo mengeluarkan pernyataan resmi soal orang Indonesia yang positif terkena virus COVID-19 (Corona). Ini merupakan kasus pertama di wilayah Indonesia. 

Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), per 2 Maret 2020, terdapat 88.948 kasus Corona di seluruh dunia. Dengan kasus terbanyak di China sebesar 80.174 kasus, sedang 8.774 kasus lainnya tersebar di 65 negara lain. China juga memiliki korban meninggal terbanyak, sebesar 2.915 kematian. Disusul Iran dengan 54 kematian, Italia dengan 35 kematian dan Korea Selatan dengan 22 kematian.

Salah satu dampak penyebaran virus Corona di Indonesia adalah kelangkaan masker dan sabun antiseptik di masyarakat. Kedua item ini sangat penting, karena WHO sendiri telah menyarankan kita untuk:

1. Lebih sering mencuci tangan dengan sabun antiseptik;

2. Menjaga jarak (sekitar 1-3 meter) dengan orang lain (terutama yang sedang batuk atau bersin) di tempat umum;

3. Jangan terlalu sering menyentuh mata, hidung dan mulut;

4. Apabila tiba-tiba merasa tak enak badan, dengan indikasi badan demam, sering batuk atau susah bernafas. Agar segera memeriksakan diri ke dokter atau rumah sakit;

5. Menggunakan masker (terutama bagi yang sakit). Agar penyebaran virus Corona tak meluas.

Menyikapi kondisi ini, BenihBaik.com dan Palang Merah Indonesia (PMI) menginisiasi Gerakan Sejuta Masker Untuk Indonesia pada 25 Februari 2020 untuk pengadaan Satu Juta Boks Masker. Masker ini akan dibagikan oleh PMI secara GRATIS kepada masyarakat yang membutuhkan.

Ayo sahabat PMI kita ikut ambil bagian dalam gerakan kebaikan #SejutaMaskerUntukIndonesia. Mari ajak keluarga, sahabat, rekan kerja dan orang-orang yang kita kenal saling bahu-membahu wujudkan gerakan ini untuk sesama. Untuk donasi KLIK DISINI

Read more...

Kenali Kepalangmerahan Lebih Dalam

Penyelenggaraan Kepalangmerahan di Indonesia

  •  Pada Tanggal 9 Januari 2018 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan (UU Kepalangmerahan) telah diundangkan oleh pemerintah. UU ini menjadi instrumen hukum yang penting bagi Indonesia, terutama dalam melaksanakan kegiatan Kepalangmerahan, baik di tingkat lokal, nasional, maupun intenasional.
  • Berdasarkan UU tersebut, yang dimaksud dengan Kepalangmerahan adalah hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan kemanusiaan, lambang palang merah, atau hal lain yang diatur berdasarkan Konvensi-konvensi Jenewa 1949.
  • UU Kepalangmerahan mengatur 3 (tiga) hal penting yaitu; penyelenggaraan Kepalangmerahan, penggunaan Lambang sesuai Konvensi-konvensi Jenewa 1949, dan Perhimpunan Nasional Palang Merah Indonesia (PMI).
  • UU Kepalangmerahan menyatakan bahwa penyelenggara Kepalangmerahan adalah pemerintah dan PMI. Pengaturan hal tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat, karena mereka akan lebih cepat di dalam menerima bantuan pada saat terjadi bencana/konflik, berdasarkan UU Kepalangmerahan. Manfaat dimaksud diantaranya; (1) Penyelenggara Kepalangmerahan mempunyai keleluasaan akses dalam semua situasi dan (2) Penyelenggara Kepalangmerahan (khususnya PMI) mempunyai kekuatan hukum yang jelas, sehingga kegiatannya aman dan terlindungi.
Read more...

Game Saifah dan Tanah, Ajari Tangguh Bencana #IamFighter

Indonesia adalah negara yang rawan Bencana jika dilihat dari aspek geografis. Sebut saja gempa bumi, gelombang tsunami, banjir, tanah longsor, hingga puting beliung masih mengancam negara berpenduduk 200 juta ini. Melihat potensi bencana yang ada, maka perlu sebuah upaya untuk mengedukasi tentang kesiapsiagaan bencana yang dimulai sejak dini. Melihat perkembangan budaya anak-anak dan remaja saat ini, maka salah satu cara untuk mengedukasi mereka mengenai kesiapsiagaan bencana adalah melalui permainan (games).

Ditambah dengan perkembangan teknologi yang kian canggih, PMI bersama dengan Palang Merah Amerika, UNESCO, Global Disaster Preparedness Center, dan USAID meluncurkan dua aplikasi permainan tentang kesiapsiagaan bencana, yaitu Saifah dan Tanah. Aplikasi permainan ini bersifat edukatif bagi masyarakat, anak-anak dan remaja.

Saifah merupakan aplikasi permainan mobile tentang kesiapsiagaan dan keselamatan saat banjir. Sementara Tanah adalah aplikasi permainan mobile untuk melindungi diri dari gempa bumi dan tsunami. Kedua permainan ini berbasis Android dan IOS dan dapat diakses di Google Play Store dan App Store. 

Berikut trailer games Saifah dan Tanah :

Promotion video of Tanah

https://www.youtube.com/watch?v=RmQIXF1vxIY&list=FL5_ip1CH_0bkGOgj1oCNxqQ&index=3

Promotion video of Sai Fah

https://www.youtube.com/watch?v=g2iXdTCxL0s&list=FL5_ip1CH_0bkGOgj1oCNxqQ&index=7

Download Game Saifah, disini:

Android : https://play.google.com/store/apps/details?id=th.co.opendream.info.floodgame.bahasa&hl=en

iOS : https://itunes.apple.com/id/app/sai-fah-the-flood-fighter-id/id1025691114?mt=8

Download Game Tanah, disini:

Android: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.opendream.tanah.bahasa&hl=en

iOS : https://itunes.apple.com/id/app/tanah-sang-penakluk-tsunami/id1046782449?mt=8

 

Atau kamu dapat download game "Saifah" dan "Tanah" dengan search langsung di Google Playstore dan Apps Store, yang ada nama ID-nya ya.

Yuk jadi tangguh bencana dengan game "Saifah" dan "Tanah". Download di Google Play dan App Store mu sekarang juga! #IamFighter

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Markas Pusat Palang Merah Indonesia

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 96 Jakarta - Indonesia  Telp. +62 021 7992325 Faks. +62 021 7995188  Email: pmi.or.id,  Laman: www.pmi.or.id

Jumlah Pengunjung

230548