Menu

 

A Member Of 

PMI Layani 4 Juta Penerima Manfaat Featured

Ketua Bidang Kesehatan, RS dan Sosial PMI, dr. Farid Husain, menyambut para peserta rakernis kesehatan 2016 Ketua Bidang Kesehatan, RS dan Sosial PMI, dr. Farid Husain, menyambut para peserta rakernis kesehatan 2016

Pentingnya penyempurnaan serta peningkatan kapasitas pelayanan Palang Merah Indonesia (PMI) di bidang Kesehatan, Rumah Sakit (RS), dan Sosial untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, PMI menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) secara Nasional yang bertujuan tercapainya pelayanan kesehatan yang terpadu bersama-sama dengan pemerintah dan sektor swasta. Secara umum, di bidang Kesehatan, RS dan Sosial, PMI telah melayani sebanyak 4.447.654 penerima manfaat yang telah menerima bantuan di bidang kesehatan darurat, air dan sanitasi, pelayanan sosial dan pelayanan kesehatan masyarakat.

Untuk memberikan pelayanan kepada penerima manfaat, PMI didukung oleh infrastrukturnya yang terdiri dari 327 unit ambulans yang tersebar di seluruh Indonesia, 63 unit truk tangki air, 10 unit peralatan penjernih air, dan dua klinik lapangan. Hal ini juga diperkuat dengan sumber daya PMI sebanyak 56.476 personil non medis terlatih, 2.214 personil air dan sanitasi berbasis masyarakat, 1.847 personil layanan kesehatan di bidang HIV dan teman sebaya.

Menurut Ketua Bidang Kesehatan, RS dan Sosial PMI, dr. Farid Husain, pentingnya Rakernis ini untuk melihat sejauh mana kinerja PMI secara keseluruhan dan membuat perencanaan ke depan.

“Rakernis ini dilaksanakan untuk melihat sejauh mana PMI berkontribusi kepada masyarakat melalui program kesehatan, rumah sakit dan sosial,” jelas Farid Husain. 

Lebih lanjut Farid menambahkan, salah satu bentuk pelayanan kepada masyarakat yang dikembangkan PMI dalam skala nasional adalah pengembangan RS PMI di beberapa kota provinsi dan kabupaten kota yang diinisiasi langsung oleh Pengurus Daerah dan Pengurus Cabang PMI.

“RS PMI dikembangkan dengan fokus untuk meningkatkan daya dukung kegiatan PMI, misalnya penyiapan SDM tenaga kesehatan dalam pelayanan medis pada tanggap darurat bencana sebagai unit pelaksana teknis pelayanan kesehatan. Baik dalam bentuk klinik maupun RS,” jelas Farid.

Rakernis Kesehatan, RS dan Sosial dibuka langsung oleh Wakil Presiden sekaligus Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla di Istana Wapres RI pada Rabu (7/9) yang dihadiri oleh seluruh peserta dari 34 PMI Propinsi, Mitra Gerakan (IFRC, ICRC, dan perhimpunan nasional negara sahabat), Kementerian/lembaga terkait, serta sektor swasta yang selama ini mendukung program Kesehatan PMI.

Pelayanan Kesehatan, RS, dan Sosial PMI

Di tahun 2016, respon terkait dengan bidang kesehatan, RS dan sosial telah dilakukan PMI. Saat bencana, PMI memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat yang terkena dampak erupsi Gunung Sinabung, kabut asap, kekeringan, banjir dan tanah longsor, serta bom Sarinah.

Di bidang sosial, PMI juga berperan aktif dalam penanganan migran dan TKI dengan bekerjasama dengan BNP2TKI dalam bentuk pelatihan bagi migran dan TKI, terutama yang berkaitan dengan isu HIV. PMI juga memberikan pelayanan ambulans dan penanganan secara psikososial melalui dukungan kelompok. Kegiatan ini telah dilakukan di Sukabumi, Karawang Barat, Sumbawa, Belu, Banyuwangi. Ke depan, PMI akan melaksanakan kegiatan di Lampung Timur bekerjasama dengan BNP2TKI, Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan dan Kementerian Koperasi.  

Sementara di bidang kesehatan masyarakat, PMI secara langsung terlibat dalam program-program nasional bersama Kementerian Kesehatan untuk pencegahan PTM (Penyakit Tidak Menular) serta memberikan promosi gaya hidup sehat, langsung ke masyarakat. PMI juga membekali kelompok remaja, masyarakat, dan penyandang disabilitas dengan keterampilan untuk menjadi promotor gaya hidup sehat.

Selain melakukan kegiatan peningkatan kapasitas, kegiatan pencegahan PTM oleh PMI lainnya kepada masyarakat adalah melakukan kegiatan deteksi dini risiko penyakit tidak menular, pemeriksaan kesehatan gratis, senam jantung, pelatihan dan pemberian kit pertolongan pertama, menggelar permainan dan praktek hidup sehat, pementasan dan perlombaan promosi kesehatan, serta berpartisipasi dalam Posbindu PTM. 

Kegiatan pencegahan PTM dilaksanakan di Jabodetabek, Surabaya, Makasar, Wonogiri, kapuas dan Bali. Melalui program ini PMI mengajak sebanyak mungkin penerima manfaat untuk ikut peduli dan proaktif menanggulangi masalah kesehatan di sekitarnya.

Untuk informasi lebih lanjut: dr. Arfan Faturrahman, Kepala Divisi Kesehatan dan Sosial Markas Pusat PMI, HP. 0816 1696 881 atau Istianasari, Ketua Rakernis Bidang Kesehatan; HP. 0813 1115 7588. 

 

Last modified onRabu, 07 September 2016 15:50

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

back to top

Markas Pusat Palang Merah Indonesia

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 96,  Jakarta 12790 - Indonesia

Telp. +62 021 7992325 Faks. +62 021 7995188  Email: pmi@pmi.or.id