Menu

 

A Member Of 

PMI Buka 2 Rekening Donasi untuk Bantu Pengungsi Gunung Agung

Palang Merah Indonesia (PMI) melakukan penggalangan dana untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali. Penggalangan dana ini dilakukan melalui 2(dua) rekening yaitu Bank Mandiri KCP Jakarta Krakatau Steel dengan nomor 070-00-0011601-7 atas nama Palang Merah Indonesia dan BCA KCU Thamrin dengan nomor 206-300668-8 atas nama Kantor Pusat PMI.

“Nomor rekening yang dibuka untuk menerima donasi dalam rangka penggalangan dana untuk masyarakat yang terdampak Bencana Gunung Agung yang saat ini berstatus Awas,” kata Pelaksana Harian (Plh) Ketua Umum PMI, Ginandjar Kartasasmita.

Read more...

Jokowi datang, Sukarelawan senang

Peningkatan status Gunung Agung menjadi AWAS oleh PVMBG mulai tanggal 22 September 2017 pukul 20.30 Wita berdampak pada peningkatan jumlah masyarakat pengungsi yang menyebar di seluruh Kabupaten/Kota se-Bali. Sampai dengan tanggal 26 September 2017 pukul 20.00 Wita berdasarkan informasi dari Posko Utama Tanah Ampo, setidaknya terdapat 222 titik pengungsian yangh tersebar di seluruh wilayah Bali.

Berdasarkan data yang masuk dari Posko Utama Tanah Ampo, total masyarakat yang mengungsi berdasarkan data masuk di Posko Utama pukul 18.00 tanggal 26 september 2017 menyebutkan bahwa terdapat 81.152 jiwa masyarakat mengungsi antara lain Kabupaten Karangasem : 38.889 Jiwa ; Kabupaten Klungkung : 19.456 jiwa ; Kabupaten Buleleng : 8.518 jiwa ; Kabupaten Tabanan : 1.080 jiwa ; Kota Denpasar : 2.982 jiwa ; Kabupaten Gianyar : 1.011 jiwa ; Kabupaten Badung : 4.262 jiwa ; Kabupaten Bangli : 4.892 jiwa dan Kabupaten Jembrana 82 jiwa.

Read more...

Ribuan Sukarelawan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat Se-Indonesia Desak DPR Sahkan RUU Kepalangmerahan

Bogor - Sekitar 1500 Sukarelawan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) PMI yang hadir dalam TEMU SIBAT PMI NASIONAL Ke II yang berlangsung di Gunung Pancar, Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, mendeklarasikan desakan kepada Pemerintah dan DPR untuk sehera mengesahkan Rancangan Undang Undang Kepalangmerahan yang telah bertahun tahun masih berada dalam godokan DPR.
 
Bagi para sukarelawan SIBAT PMI, adanya Undang Undang Kepalangmerahan adalah salah satu bukti kehadiran negara dalam melindungi para pelaku gerakan kemanusiaan. Dari 169 negara yang meratifikasi konvensi Jenewa, hanya 2 negara yaitu Indonesia dan Laos yang memiliki Undang undang tersebut., hal ini jelas merupakan kelambatan negara dalam menjalankan amanah Undang Undang Dasar yang menyatakan keikutsertaan Indonesia dalam menjaga ketertiban dunia yang salah satunya dengan berdasar pada kemanusiaan.
Read more...

1 Milyar Orang akan Terhubung Potensinya dalam Ketahanan Bencana 2020

Bogor -  Dalam beberapa dekade terakhir, kebutuhan kemanusiaan bertambah besar, jumlah jiwa yang membutuhkan bantuan kemanusiaan meningkat tiga kali lipat, sehingga kebutuhan dana untuk memberikan bantuan kemanusiaan membanjir hingga 6 kali lipat. Dengan meningkatnya kebutuhan bantuan kemanusiaan Organisasi organisasi kemanusiaan kerapkali mengalami kesulitan untuk bergerak sendiri dan tidak dapat memberikan pelayanan optimal.

Keadaan tersebut memicu pemikiran untuk penyatuaan potensi dari banyak pihak dalam gerakan kemanusiaan, hingga akhirnya pada saat dilakukan World Economic Forum pada tahun 2016, Federasi Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional (IFRC) bersama UNICEF, dan WFP dengan dukungan dari Rockerfeller Foundation dan Zurich Insurance menginisiasi ajakan untuk perubahan pandangan dalam pendekatan bantuan kemanusiaan tersebut.

Read more...

BNPB: Sukarelawan Sibat PMI Agen Kesiapsiagaan Bencana Masyarakat

Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) yang diinisiasi oleh Palang Merah Indonesia, adalah agen-agen kesiapsiagaan bencana di lingkungan masyarakat. Sukarelawan SIBAT seharusnya bisa menstimulus warga lingkungan sekitarnya untuk lebih sadar dan siap menghadapi bencana apapun. Hal tersebut ditegaskan oleh Dr. Raditya Jati S.Si, M.Si, Direktur Pemberdayaan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana, saat mengisi Dialog Tokoh dalam Temu SIBAT Nasional ke II, di Taman Wisata Gunung Pancar, Desa Karangtengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Minggu,(17/9).
 
Dr. Raditya mengungkapkan bahwa peluang utama penyelamatan bencana selalu dominan pada pertolongan diri sendiri dan lingkungan sekitar. Hasil survei di Jepang, pada kejadian gempa Great Hanshin Awaji 1995, menunjukkan bahwa presentase korban selamat disebabkan oleh Diri Sendiri sebesar 35%, Anggota Keluarga 31,9 %, Teman/Tetangga 28,1%, Orang Lewat 2,60%, Tim SAR 1,70 %, dan lain-Lain 0,90%.
Read more...

PMI Gelar Temu Sibat Nasional Ke-ll Tahun 2017

Bertepatan dengan HUT Palang Merah indonesia (PMl) ke 72. Tanggal 17 September 2017, Pelaksana Harian (Plh) Ketua Umum PMI, Ginandjar Kartasasmita, membuka resmi kegiatan Temu Sukarelawan Siaga bencana berbasis masyarakat (Sibat) PMI Tingkat nasional ll tahun 2017 di Taman Wisata Gunung Pancar, Desa Karangtengah, Kecamatan Babakan Madang. Kabupaten Bogor, Minggu.(17/9). 
 
Kegiatan ini dilaksanakan dari mulai tanggal (16-20/2017) yang dikuti lebih dari 1500 Sukarelawan Sibat PMI se-indonesia dari 17 Provinsi dan 9O Kabupaten/kota. 
 
Menurut Ginanjar Kartasasmita, kegiatan ini merupakan rangkaian dalam rangka HUT yang ke-72 Palang Merah Indonesia (PMI), Selain itu Menurutnya, rangkain temu sibat ini penting dilakukannya, karena Sibat merupakan modal sosial masyarakat di pedesaan dan menjadi garda terdepan PMl ketika terjadi bencana di wilayah mereka, serta pemberdayaan sosial di masyarakat. 
Read more...

PMI Gelar Temu Sibat Nasional Ke-ll Tahun 2017

Bertepatan dengan HUT Palang Merah indonesia (PMl) ke 72. Tanggal 17 September 2017, Pelaksana Harian (Plh) Ketua Umum PMI, Ginandjar Kartasasmita, membuka resmi kegiatan Temu Sukarelawan Siaga bencana berbasis masyarakat (Sibat) PMI Tingkat nasional ll tahun 2017 di Taman Wisata Gunung Pancar, Desa Karangtengah, Kecamatan Babakan Madang. Kabupaten Bogor, Minggu.(17/9). 
 
Kegiatan ini dilaksanakan dari mulai tanggal (16-20/2017) yang dikuti lebih dari 1500 Sukarelawan Sibat PMI se-indonesia dari 17 Provinsi dan 9O Kabupaten/kota. 
 
Menurut Ginanjar Kartasasmita, kegiatan ini merupakan rangkaian dalam rangka HUT yang ke-72 Palang Merah Indonesia (PMI), Selain itu Menurutnya, rangkain temu sibat ini penting dilakukannya, karena Sibat merupakan modal sosial masyarakat di pedesaan dan menjadi garda terdepan PMl ketika terjadi bencana di wilayah mereka, serta pemberdayaan sosial di masyarakat. 
 
"Mereka memahami secara langsung kapasitas, kerentanan, risiko serta ancaman bencana yang ada di wilayahnya. Mereka juga motor penggerak kegiatan PMI di masyarakat,“ kata Ginandjar.
 
Tim Sibat, kata Ginandjar, dilatih oleh PMI untuk dapat melakukan kaji cepat dan mampu memberikan data atau informasi awal terkait dengan kejadian bencana alam di wilayahnya. 
 
"Mereka dilatih untuk melakukan kajian terhadap bahaya atau ancaman, kerentanan, kapasitas serta risiko dengan pendekatan partisipatif dan bersama dengan pemangku kebijakan di desa atau kelurahan." Tambah Ginandjar. 
 
PMI telah menjalankan program Pengurangan risiko terpadu berbasis masyarakat (Pertama) yang mengedepankan partisipasi masyarakat sejak 2002. Hal ini dilakukan PMI untuk membangun masyarakat tangguh bencana dengan memperhitungkan komponen-komponen terkait seperti Iingkungan dan adaptasi perubahan iklim, ketahanan pangan, mata pencarian serta inovasi-inovasi berbasis teknologi. 
 
Sementara itu, Pengurus Pusat PMI, Ketua bidang Penanggulangan Bencana, H. Sumarsono mengatakan dengan mengusung tema besar membangun ketangguhan bersama masyarakat, kegiatan ini nantinya akan dikemas sedemikian rupa dengan berbagai kegiatan melalui pembelajaran bersama seperti keterampilan hidup pengurangan resiko bencana (PRB) yang meliputi, cerita sukses dari berbagai wilayah program. 
 
"Dalam kegiatan ini juga akan dilaksanakan sesi Pangggung Berbagi Masyarakat Tangguh dan dimeriahkan dengan Pameran Photo dan Produk Karya Sibat dari berbagai daerah, Outbond, Simulasi Tanggap Darurat Bencana (TDB) dan Pendemi, dan Latihan Gabungan 
 
(Latgab) untuk peningkatan kapasitas para sukarelawan,“ papar Sumarsono. 
 
Di kegiatan ini juga akan dihadiri dari perwakilan peserta dari Perhimpunan Palang Merah dan Bulan sabit Merah dari 5 (Lima) negara sahabat seperti Palang Merah Singapura (SRC),Palang Merah Hongkong (HKRC), Palang Merah timur Leste (CVTL), Palang Merah italia,dan Perwakilan Relawan dari Bulan Sabit Merah Malaysia.” 
 
Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi: Arifin M Hadi, (Kadiv Penanggulangan Bencana PMI Pusat) HP 081297777755, Kontak media, Anggun HP: 085697777313.
Read more...

PMI Gelar Temu Sibat Nasional Ke-ll Tahun 2017

Bertepatan dengan HUT Palang Merah indonesia (PMl) ke 72. Tanggal 17 September 2017, Pelaksana Harian (Plh) Ketua Umum PMI, Ginandjar Kartasasmita, membuka resmi kegiatan Temu Sukarelawan Siaga bencana berbasis masyarakat (Sibat) PMI Tingkat nasional ll tahun 2017 di Taman Wisata Gunung Pancar, Desa Karangtengah, Kecamatan Babakan Madang. Kabupaten Bogor, Minggu.(17/9). 
 
Kegiatan ini dilaksanakan dari mulai tanggal (16-20/2017) yang dikuti lebih dari 1500 Sukarelawan Sibat PMI se-indonesia dari 17 Provinsi dan 9O Kabupaten/kota. 
 
Menurut Ginanjar Kartasasmita, kegiatan ini merupakan rangkaian dalam rangka HUT yang ke-72 Palang Merah Indonesia (PMI), Selain itu Menurutnya, rangkain temu sibat ini penting dilakukannya, karena Sibat merupakan modal sosial masyarakat di pedesaan dan menjadi garda terdepan PMl ketika terjadi bencana di wilayah mereka, serta pemberdayaan sosial di masyarakat. 
 
"Mereka memahami secara langsung kapasitas, kerentanan, risiko serta ancaman bencana yang ada di wilayahnya. Mereka juga motor penggerak kegiatan PMI di masyarakat,“ kata Ginandjar.
 
Tim Sibat, kata Ginandjar, dilatih oleh PMI untuk dapat melakukan kaji cepat dan mampu memberikan data atau informasi awal terkait dengan kejadian bencana alam di wilayahnya. 
 
"Mereka dilatih untuk melakukan kajian terhadap bahaya atau ancaman, kerentanan, kapasitas serta risiko dengan pendekatan partisipatif dan bersama dengan pemangku kebijakan di desa atau kelurahan." Tambah Ginandjar. 
 
PMI telah menjalankan program Pengurangan risiko terpadu berbasis masyarakat (Pertama) yang mengedepankan partisipasi masyarakat sejak 2002. Hal ini dilakukan PMI untuk membangun masyarakat tangguh bencana dengan memperhitungkan komponen-komponen terkait seperti Iingkungan dan adaptasi perubahan iklim, ketahanan pangan, mata pencarian serta inovasi-inovasi berbasis teknologi. 
 
Sementara itu, Pengurus Pusat PMI, Ketua bidang Penanggulangan Bencana, H. Sumarsono mengatakan dengan mengusung tema besar membangun ketangguhan bersama masyarakat, kegiatan ini nantinya akan dikemas sedemikian rupa dengan berbagai kegiatan melalui pembelajaran bersama seperti keterampilan hidup pengurangan resiko bencana (PRB) yang meliputi, cerita sukses dari berbagai wilayah program. 
 
"Dalam kegiatan ini juga akan dilaksanakan sesi Pangggung Berbagi Masyarakat Tangguh dan dimeriahkan dengan Pameran Photo dan Produk Karya Sibat dari berbagai daerah, Outbond, Simulasi Tanggap Darurat Bencana (TDB) dan Pendemi, dan Latihan Gabungan 
 
(Latgab) untuk peningkatan kapasitas para sukarelawan,“ papar Sumarsono. 
 
Di kegiatan ini juga akan dihadiri dari perwakilan peserta dari Perhimpunan Palang Merah dan Bulan sabit Merah dari 5 (Lima) negara sahabat seperti Palang Merah Singapura (SRC),Palang Merah Hongkong (HKRC), Palang Merah timur Leste (CVTL), Palang Merah italia,dan Perwakilan Relawan dari Bulan Sabit Merah Malaysia.” 
 
Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi: Arifin M Hadi, (Kadiv Penanggulangan Bencana PMI Pusat) HP 081297777755, Kontak media, Anggun HP: 085697777313.
Read more...

PMI dan Hansaplast Rayakan Hari Pertolongan Pertama Sedunia 2017 dengan Membagikan 10.000 Mini Kit P3K di 6 Kota di Indonesia

Jakarta, 10 September 2017 – Palang Merah Indonesia (PMI) dan Hansaplast, brand plaster luka nomor 1 di Indonesia merayakan Peringatan Hari Pertolongan Pertama Sedunia 2017 di area Car Free Day, Jl. Imam Bonjol, Jakarta Pusat. Rangkaian acara diisi dengan parade oleh peserta Aksi Siaga Hansaplast (murid-murid sekolah dasar yang telah mendapat edukasi mengenai P3K), masyarakat umum, dan sukarelawan PMI yang berkeliling area Car Free Day; senam aerobik massal; pembagian dompet P3K; dan edukasi singkat berupa demo pertolongan pertama yang meliputi penanganan kaki terkilir, luka bakar, pingsan, dan kejang.

Setiawan Saputra, Marketing Manager Hansaplast, PT Beiersdorf Indonesia, mengatakan, “Peringatan hari Pertolongan Pertama Sedunia 2017 ini adalah kedua kalinya sejak tahun 2016, yang merupakan wujud kepedulian dan komitmen Hansaplast terhadap pentingnya selalu siaga P3K, karena kecelakaan dapat terjadi kapanpun dan di manapun, termasuk di lingkungan terdekat seperti rumah, sekolah, tempat kerja, dan jalan raya. Bertepatan dengan momen ini, Hansaplast ingin terus meningkatkan kesadaran masyarakat dan mendorong masyarakat untuk segera memiliki perlengkapan P3K dengan membagikan 10.000 dompet P3K di 6 kota besar di Indonesia yaitu Jakarta, Malang, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Semarang.”

Read more...

PMI Mobilisasi 2000 Sukarelawan untuk Jangkau masyarakat dan Unregistered Children

Untuk membantu upaya pemerintah dalam program nasional Indonesia bebas virus campak dan rubella (Measles and Rubella atau disingkat MR), Palang Merah Indonesia (PMI) memobilisasi  1.600  Sukarelawan dari Kota Jakarta Timur; Kota Depok, Kab. Bogor, Kab dan Kota Bekasi Sukarelawan dari masyarakat yang dilatih untuk membantu kampanye MR dengan sasaran rumah tangga serta Sekolah untuk melakukan imunisasi anak usia 9 bulan sampai dengan usia di bawah 15 tahun, dan membantu pencapaian target nasional 95% anak anak usia tersebut terimunisasi MR.
 
Menurut Eka Wulan Cahyasari, Plt. Ka Divisi Kesehatan dan sosial, Markas Pusat PMI menjelaskan, pada kampanye MR ini, PMI akan memberikan dukungan teknis, PMI  akan melakukan mobilisasi sosial, edukasi, promosi, dan komunikasi kepada masyarakat di tingkat rumah tangga dan sekolah.
Read more...
Subscribe to this RSS feed

Markas Pusat Palang Merah Indonesia

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 96,  Jakarta 12790 - Indonesia

Telp. +62 021 7992325 Faks. +62 021 7995188  Email: pmi@pmi.or.id