Menu

 

A Member Of 

swalt

PMI bantu kebutuhan air bersih di The Chaung Camp

Operasi bantuan kemanusiaan PMI di Myanmar masih terus berlanjut untuk memenuhi kebutuhan bantuan air bersih bagi pengungsi di Myanmar. Tim Watsan PMI Bersama dengan Tim Watsan MRCS membangun WC darurat (emergency latrine), sumur pompa tangan, dan tandon air di The Cahung Camp yang dihuni sekitar 4.900 keluarga.

Selain upaya pemenuhan air bersih bagi pengungsi, PMI juga terus melanjutkan  pendistribusian bahan makanan dan bantuan non makanan secara bertahap yakni 100 tons beras serta 2.000 jerigen, 2.000 mosquito net dan  50.000 sarung.

Perhatian khusus diberikan bagi  pengungsi  yang masih tinggal di tenda tenda darurat dan tidak terjangkau akses distribusi air bersih, seperti di The Chaung Camp yang merupakan salah satu dari 35 Camp Pengungsian yang memerlukan sarana pompa tangan tersebut. Di  The Chaung Camp, total jumlah pengungsi berjumlah sekitar 4.900 keluarga.

PMI Terima Donasi Mobil UDD dari PT. Jamsostek

Untuk mendukung kegiatan operasional PMI dalam memenuhi kebutuhan stok darah secara nasional, PT. Jamsostek mendonasikan 1 unit Mobil Unit Donor Darah (UDD) kepada PMI yang diserahkan oleh Direktur Utama Jamsostek, Elvyn G. Masasya dan diterima langsung oleh Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, di Markas Pusat PMI, (8/11).

Dalam sambutan acara donasi Mobil unit donor darah ini, JK menyambut baik dengan donasi mobil UDD ini, “kami sangat berterima kasih atas bantuannya, karena akan lebih mempermudah tugas PMI dalam memenuhi kebutuhan stok darah nasional, sebanyak 4,5 juta kantong,” jelasnya.

“Mobil UDD ini memang diperlukan untuk jemput bola kepada pendonor, selain unit donor darah Fix yang tersebar di seluruh PMI di Indonesia yang berjumlah sekitar 220 Unit, serta Unit Donor Darah yang ada di mal dan universitas.” Tambah JK.

PMI Bantu 100 ton beras bagi pengungsi Myanmar

Hingga hari ke 38, Operasi Bantuan Kemanusiaan PMI di Myanmar masih terus berlanjut. Setelah sebelumnya membantu permasalahan air bersih bagi pengungsi, kali ini Tim PMI memberikan bantuan berupa 100 Ton Beras bagi 6 Kamp pengungsi di Myanmar.

Bantuan beras ini diberikan berdasarkan hasil dari asesment multisektoral terhadap kebutuhan para IDPs  di penampungan darurat. Hasil asesment mengindikasikan, bantuan berupa pangan adalah kebutuhan prioritas utama, mengingat beras ini adalah kebutuhan pokok, yang masih sangat diperlukan.

Mr. U Tha Nu Chay,  Ketua Komite Relief dan Logistik yang juga menjabat Menteri General Affair di  Rakhine State,  atas nama otoritas pemerintah Myanmar menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada PMI atas bantuan beras tersebut.

PMI Sumbang 2.000 Jerigen Untuk Stok Air Minum Keluarga

Dalam operasi bantuan kemanusiaan PMI di Myanmar, Tim Watsan PMI terus mengupayakan ketersediaan air bersih bagi pengungsi di Myanmar. Selain membangun pompa air,Latrine dan Tandon Air, secara bertahap PMI juga membantu penyediaan jerigen untuk tandon air minum bagi setiap keluarga.

Tim PMI dan MRCS selama kegiatan asesment lanjutan, banyak menemukan penyimpanan air yang tidak sehat. Tidak semua air direbus oleh para pengungsi, hanya sebagian pengungsi merebus terlebih dahulu air sebelum dikonsumsi. Umumnya mereka hanya menempatkan air minum di wadah atau bejana terbuka. Hal ini tentu akan membuat air mudah tercemar dan kotor.

Dr. Thaik Htun Manajer Operasi MRCS di Sittwee menjelaskan, tingginya kasus Diare dan gangguan perut lainnya di antara pengungsi harus diantisipasi dengan penyediaan bahan baku air minum yang memadai, sampai pada upaya penyimpanannya.

Subscribe to this RSS feed

Markas Pusat Palang Merah Indonesia

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 96 Jakarta - Indonesia  Telp. +62 021 7992325 Faks. +62 021 7995188  Email: pmi.or.id,  Laman: www.pmi.or.id

Jumlah Pengunjung

114713