Menu

 

A Member Of 

PMI bantu Kebutuhan Air Bersih Pengungsi Myanmar

Sampai dengan hari ke 15 misi kemanusiaan PMI di Myamar, Tim Watsan PMI telah merampungkan asesmen di penampungan pengungsi Myanmar dengan membantu kebutuhan air bersih bagi para pengungsi.

“PMI akan berkoordinasi dengan Presiden MRCS dan otoritas pemerintah Sittwee untuk rencana membantu pembangunan pompa air sebanyak 20 Unit di Kamp Bengali. Sementara untuk Latrine, PMI akan membangun 10 Unit untuk Kamp Bengali serta mengintalasi 12 unit tandon air untuk Kamp Rakhine.” Jelas Arifin M. Hadi, Team Leader Misi Kemanusiaan PMI di Myanmar.

“Selain itu, PMI juga akan membantu mobilisasi truk untuk distribusi air bersih ke barak-barak pengungsian serta pengadaan Sarana Instalansi Watsan (generator, slang  dan pompa air) dan mobilisasi relawan untuk mendukung kontruksi dan distribusi air tersebut,”  tambahnya.

Dr. Thaik Htun, operational Manager MRCS di Sitwe menyatakan bahwa saat ini MRCS telah berupaya untuk melakukan pengolahan air minum, mendistribusikan air ke barak barak pengungsian serta melakukan pelayanan medis keliling.

Read more...

PMI Berangkatkan Bantuan 50 Ribu Sarung untuk Pengungsi Myanmar

Menindaklanjuti operasi kemanusiaan Palang Merah Indonesia (PMI) di Myanmar, PMI memberangkatkan barang bantuan berupa 50 Ribu sarung bagi para pengungsi korban konflik di Myanmar pada Jumat (12/10). Bantuan diberangkatkan via jalan darat dari Gudang Regional PMI di Serang Banten menuju Pelabuhan Tanjung Priok untuk selanjutnya dengan kapal laut menuju Singapura menuju Yangoon Myanmar. Di Yangoon, bantuan akan diterima oleh pihak Palang Merah Myanmar untuk dibawa ke Sitwee di Rakhine State.

Sarung sejumlah 50 ribu ini merupakan hasil dari donasi yang telah diberikan oleh Lembaga Taruna Merah Putih dan Harian Republika yang telah diterima oleh PMI beberapa waktu lalu melalui Ketua Umum PMI Jusuf Kalla. Total nilai bantuan sarung ini adalah sebesar 750 juta rupiah.

Read more...

Operasi Watsan dan Medis PMI di Myanmar: PMI Sumbang Ambulan untuk Pelayanan Kesehatan Pengungsi Myanmar

Banyaknya jumlah penampungan darurat yang tersebar dan jaraknya jauh satu dengan lainnya adalah salah satu hambatan dalam pelayanan medis bagi para pengungsi korban konflik di Myanmar.

Selain itu, jarak antara penampungan darurat dengan rumah sakit rujukan di Sitwee cukup jauh.  Jumlah fasilitas ambulan di lapangan bagi para tenaga medis juga kurang memadai. 

Untuk menjangkau pelayanan kesehatan di seluruh wilayah yang tersebar, baik di Sitwee maupun Kyauk Taw, Palang Merah Indonesia (PMI) mendonasikan 1 (satu) unit ambulan lengkap dengan peralatan pendukung medis kepada Palang Merah Myanmar (MRCS).

“Ambulan bantuan PMI ini rencananya tidak hanya digunakan untuk melayani kesehatan para pasien di penampungan darurat, namun juga untuk mengevakuasi pasien gawat darurat dari penampungan ke rumah sakit rujukan”, Kata Win Myint Thein, Deputy Executive Director Palang Merah Myanmar.

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Markas Pusat Palang Merah Indonesia

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 96,  Jakarta 12790 - Indonesia

Telp. +62 021 7992325 Faks. +62 021 7995188  Email: pmi@pmi.or.id