Menu

 

A Member Of 

Deklarasi Relawan PMI Anti Kekerasan

Saat ini marak pemberitaan tentang kekerasandi masyarakat. Balita pun terkadang menjadi korban. Melihat fenomena ini, sejumlah relawan menyatukan tekad dalam satu suara.Tampak jelas rasa kegelisahan dan keprihatinan sejumlah relawan PMI ketika menyaksikan film dokumenter singkat yang diputarPMI Solo. Film tersebut mengambarkan bagaimana kekerasan selalu ada dalam lingkungan keseharian kita dan semakin dianggap sesuatu yang wajar.Mulai dari tawuran antar pelajar,demo berujung bentrok, kekerasan antar individu, kekerasan dalam perploncoan sebuah institusi pendidikan, hingga seorang ibu yang tega menyiksa darah dagingnya sendiri.

Pemutaran film dokumenter ini adalah bagian dari Pendekelarasian Anti Kekerasan yang digelarPMI Solo dalam rangka memperingati Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Dunia. Ratusan relawan berkumpul dan bersatu untuk menyuarakan secara lantang akan aksi menentang Kekerasan dalam berbagai bentuk.

Read more...

Gerakan Nasional Saya Pelopor Keselamatan di Jalan

Dalam rangka Memperingati HUT ke-151 Palang Merah Internasional, PMI kabupaten Aceh Selatan melaksanakan Kampanye Keselamatan Jalan Raya (Safety Riding). Kegiatan yang bertempat di Mapolres Kabupaten Aceh Selatan ini, dibuka langsung oleh Bapak Kompol.Siswoyo.SIK  Wakapolres Aceh Selatan.

Dalam sambutannya, Siswoyo  mengatakan, “berdasarkan Data WHO tingkat kematian Tertinggi ketiga adalah yang disebabkan kecelakaan lalu lintas, maka diharapkan kepada pelopor dan harapan kepada peserta konvoi dapat memberikan contoh kepada masyarakat untuk taat rambu-rambu lalu lintas sesuai dengan 10 komitmen keselamatan di jalan raya,” ujarnya.

Read more...

Program SEHATI PMI & Frisian Flag Indonesia

Palang Merah Indonesia bersama dengan Royal Friesland Campina melalui PT Frisian Flag Indonesia (FFI) (08/05) meresmikan Program Sekolah Sehat Indonesia (SEHATI), yaitu sebuah program penggalangan dana yang diinisiasikan oleh Frisian Flag Indonesia bersama dengan Hypermart, di Markas Pusat PMI, pada (08/05), bertepatan dengan peringatan Hari Palang Merah Dunia ke 151.

Program SEHATI ini diresmikan oleh Pengurus PMI Bidang Relawan, Muhammad Muas dan Human Resources & Corporate Affairs Director PT Frisian Flag Indonesia Sri Megawati. Program SEHATI menggalang dana senilai 1.2 miliar rupiah untuk disumbangkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI) yang akan disalurkan untuk memudahkan akses siswa-siswi di sekolah-sekolah yang berada di seluruh Indonesia terhadap fasilitas kesehatan. Selain itu, Program SEHATI juga diharapkan dapat menjadi sarana bagi warga sekolah untuk memberikan pemahaman mengenai budaya hidup sehat, pemenuhan gizi yang seimbang, serta bergerak aktif di luar ruangan.

Read more...

Siaga Gunung Slamet, PMI dirikan Tenda Pengungsian

Guna antisipasi terjadi erupsi Gunung Slamet yang berdampak adanya pengungsian besar-besaran, Kodim 0712 Tegal dan PMI Kabupaten Tegal mendirikan tenda pengungsian di wilayah Kecamatan Bojong dan Bumijawa, pada Kamis pagi (1 Mei 2014). Selain itu, Posko Induk terpadu penanggulangan erupsi gunung slamet juga diaktifkan setelah status Gunung Slamet dinaikan dari status waspada (level-II)menjadi Status Siaga (level-III) oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bandung pada hari Rabu, 30 April 2014 pk. 10.00 WIB, kemarin.

“Ada tiga titik lokasi sebagai tempat pengungsian, yaitu Lapangan Desa Tuwel, Lapangan Desa Suniarsih dan Lapangan Desa Batumirah,”ungkap Mahmudin, Kepala Markas PMI disela-sela mendampingi pendirian tenda.

“Untuk titik pengungsian di lapangan Desa Batumirah disiapkan untuk pengungsi dari Dukuh Sawangan Desa Sigedong. Sedang Lapangan Suniarsih diperuntukan pengungsi dari Desa Dukuhtengah dan Kedawung. Sementara untuk Lapangan Desa Tuwel diperuntukan pengungsi dari Desa rembul dan Desa  Guci sekaligus sebagai Posko Induk Terpadu Tanggap Darurat Bencana erupsi gunung Slamet,”imbuhnya.

Sementara itu, guna mendukung operasi Penanganan erupsi gunung slamet, PMI Kabupaten Tegal telah menyiapkan personil Satgana dan Sibat yang siap diterjunkan ke lapangan. Mereka akan diterjunkan sebagai Tim Evakuasi, Tim Pertolongan pertama dan kegiatan lain yang akan mendukung jalannya tanggap darurat erupsi gunung slamet.

Selain itu, Posko di Markas PMI juga berjalan, berkoordinasi dengan posko pengamatan gunung slamet yang ada di pulosari pemalang dan mengaktifkan posko sibat yang ada di Dukuh Sawagan untuk mengetahui informasi perkembangan aktifitas gunung slamet.

“Jarak Dukuh Sawangan dengan puncak gunung slamet hanya 6,5 km, sehingga saya bisa mengamati langsung perkembangan aktifitas gunung slamet,”jelas Lukman petugas posko sibat sawangan.

 

Informasi lebih lanjut: M. Nashir Jamaludin, Kepala Divisi Humas PMI Provinsi Jawa Tengah, Mobile 081228011455 - 081575629075.

 

 

 

Read more...

AXA Ajak Pemegang Kartu Kredit Visa Berdonasi melalui PMI

Hari ini, Jumat (25/4), PT AXA Life Indonesia (AXA) bersama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) meluncurkan Program bertajuk Berbagi untuk Negeri yang didukung oleh PT Visa Worldwide Indonesia (Visa). Peluncuran Program ini dilakukan oleh Jusuf Kalla, selaku Ketua Umum PMI, Country Chief Executive Officer AXA Indonesia, Randy Lianggara dan Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia, Ellyana Fuad yang bertempat di kantor pusat PMI Jakarta.

Melalui kerjasama ini, AXA memberikan manfaat berupa asuransi kecelakaan diri kepada pemegang kartu kredit Visa yang memberikan donasi sebesar Rp 5.000 kepada PMI. Asuransi kecelakaan diri dengan nilai pertanggungan Rp 25 juta ini akan diberikan kepada nasabah yang memberikan donasimenggunakan kartu kredit Visa.

Jusuf Kalla, Ketua Umum PMI mengatakan dalam sambutannya, “Kami senang melihat antusiasme banyak pihak yang telah menunjukkan kepedulian terhadap sesama. Kami sangat menghargai keterlibatan AXA dan Visa dalam kerjasama ini, serta turut bangga untuk dapat berpartisipasi dalam penyaluran donasi yang dikumpulkan dalam aksi kemanusiaan ini.

Ellyana Fuad, Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia mengatakan, “Kami sangat senang dapat mendukung program Berbagi untuk Negeri yang diprakarsai AXA bekerjasama dengan PMI. Di Visa, corporate citizen responsibility kami meliputi membantu dan mendukung masyarakat lokal melalui berbagai program. Kami berharap melalui program ini, lebih banyak orang dapat berkontribusi untuk tujuan baik.”

“Program Berbagi untuk Negeri ini merupakan wujud komitmen AXA untuk terus berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat Indonesia. Selain itu, melalui kerjasama ini, kami memberikan manfaat tambahan bagi pemegang kartu kredit Visa yaitu asuransi kecelakaan diri dari AXA,” ujar Randy Lianggara, Country Chief Executive Officer AXA Indonesia.

Selain itu, khusus bagi pemegang kartu kredit Visa, AXA juga menawarkan produk asuransi kesehatan unggulan dengan pengembalian premi 100%, di mana 10% dari premi yang dibayarkan oleh nasabah selama periode 12 bulan akan didonasikan melalui PMI.

 

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program Berbagi untuk Negeri, silakan kunjungi www.axa.co.id

 

Read more...

Meningkatkan Mutu Pelayanan UDD dengan Gugus Kendali Mutu

Dalam rangka meningkatkan mutu yang berkesinambungan (continuous quality improvement) untuk meningkatkan yang berdampak pada peningkatan kinerja dan motivasi untuk mengimplementasikan sistem manajemen mutu, Unit Donor Darah (UDD) PMI Provinsi DKI Jakarta melaksanakan Pelatihan Gugus Kendali Mutu (GKM).

Pelatihan dibuka oleh Wakil Kepala UDD PMI Provinsi DKI Jakarta, dr. Ni Ken Ritchie, M.Biomed di Aula PMI Provinsi DKI Jakarta, Selasa (8/4). Gugus Kendali Mutu adalah kelompok karyawan yang terdiri dari tiga sampai 10 orang dari pekerjaan sejenis, yang secara sukarela mengadakan pertemuan dengan teratur untuk menemukan, menganalisa dan memecahkan masalah dalam bidang tugasnya.

“Dengan adanya pelatihan GKM ini, kita (UDD) dapat melakukan diskusi bersama dan memecahkan masalah bersama untuk meningkatkan pelayanan,” ucap dr. Ni Ken Ritchie, M.Biomed.

Ditambahkannya, “Kita (UDD) sudah memperoleh Sertifikat ISO 9001: 2008 sejak tahun 2009, dan kita mendapatan ISO tersebut berkat bantuan dan partisipasi dari teman-teman sekalian,” kata dr. Ni Ken.

Saat ini pelayanan darah juga terus berkembang dan semakin maju. Pihak UDD PMI juga harus dapat menerima masukan dari unit kerja lain dalam rangka meningkatkan pelayanannya. 

“Oleh karena itu kita harus bisa mengikuti perkembangan kemajuan tersebut,” ujar dr. Ni Ken.

Pelatihan tersebut dilaksanakan bekerjasama dengan Lembaga Pelatihan Prima Andalan Semesta (PASS). Melalui pelatihan GKM, para karyawan diharapkan dapat memahami berbagai pendekatan yang efektif dalam memecahkan permasalahan yang dihadapi berkenaan dengan uji kompetensi.

Saat pelatihan, para karyawan dibagi menjadi 7 kelompok. Masing-masing kelompok terdiri dari Ketua, Sekretaris dan Anggota. Setiap kelompok melakukan brain storming (curah pendapat) antara lain mengidentifikasi masalah untuk topik yang berkaitan dengan pekerjaan sehari-hari. Setelah itu, peserta mengumpulkan dan menganalisa data dengan stratifikasi. Dilanjutkan dengan membuat rencana kerja gugus dan analisa sebab.

“Saya merasa senang, karena hasil yang dibuat oleh para peserta sangat produktif. Mudah-mudahan ini adalah awal dari peningkatan kinerja UDD,” kata dr. Indah Rosana Levenussa, Fasiliator dari Prima Andalan Semesta.

Pelatihan GKM ini adalah yang kedua kalinya digelar UDD PMI Privinsi DKI Jakarta. Pelatihan sebelumnya dilaksanakan pada 23 Juli 2013. Sasaran pelatihan adalah untuk meningkatkan kemampuan manajerial pada karyawan operasional agar tumbuh kebiasaan berpikir analitis. Setiap karyawan juga diharapkan agar mampu memberikan sumbangan pikiran yang berkaitan dengan pengendalian mutu sehingga tercipta lingkungan kerja dimana karyawan sadar akan mutu, permasalahan dan merasa berkepentingan untuk memperbaikinya.

Kepala UDD PMI Provinsi DKI Jakarta, dr. Salimar Salim, MARS, menjelaskan “Ini adalah usaha kita untuk dapat meningkatkan manajemen mutu. Dan ini adalah suatu hal yang sangat positif untuk meningkatkan kinerja UDD PMI Provinsi DKI Jakarta.

“Kita (UDD PMI Provinsi DKI Jakarta) bertekad untuk selalu berusaha meningkatkan mutu  dalam rangka memberikan kepuasan kepada masyarakat,” tambah dr. Salimar.

Peran dari unsur pimpinan dalam mendorong terbentuknya GKM adalah dengan memberikan bantuan Pendidikan dan Latihan, dan menyediakan Fasilitator. Juga mendorong anggota untuk aktif, tanggap akan hasil pembinaan, memberikan arahan dan bimbingan, dan mengusahakan semua karyawan menjadi anggota GKM.

 

Untuk informasi lebih lanjut: Tutuk Kunmardiningsih, Ketua Komite Kualitas Unit Donor Darah (UDD) PMI Provinsi DKI Jakarta, HP 081212372624. Abdurrahman, Staf Bidang Organisasi & Komunikasi PMI Provinsi DKI Jakarta, HP 08129944499

 

 

 

 

 

 

 

Read more...

Pelatihan Water Rescue

Secara geografis, Ibukota Jakarta merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang rawan bencana. Bukan hanya bencana karena alam dan manusia, tetapi juga bencana konflik sosial. Untuk mengantisipasi hal ini, upaya kesiapsiagaan bencana dan kegiatan penyiapan tanggap darurat bencana hanya akan efektif apabila pemberdayaannya menjangkau masyarakat di lebel paling rentan, karena mereka adalah pihak yang secara langsung paling menderita akibat dampak bencana yang terjadi.

Untuk itulah, PMI Provinsi DKI Jakarta dengan dukungan PMI Pusat dan Palang Merah Amerika melangsungkan Pelatihan Satgana (Satuan Siaga Penanggulangan Bencana) bagi relawan PMI se Jakarta sebagai bagian dari Program Pengurangan Risko Bencana - Adaptasi Perubahan Iklim (PRB-API) Perkotaan. Pelatihan digelar mulai tanggal 21 hingga 26 Maret 2014, dilanjutkan dengan Workshop Water Rescue pada 27 – 28 Maret 2014 di Bogor, Jawa Barat. Para relawan melakukan praktek Water Rescue di Danau CibuburJakarta Timur dipandu oleh Instruktur dari PMI Kota Jakarta Utara dan BASARNAS.

Pelatihan dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan ketrampilan relawan tentang upaya-upaya kesiapsiagaan bencana dan tanggap darurat bencana. Juga untuk meningkatkan kapasitas PMI dalam memobilisasi dan memberdayakan kapasitas masyarakat di bidang kesiapsiagaan bencana dan tanggap darurat bencana.   

“Kita berharap relawan siap dimobilisasi kapanpun saat terjadi bencana dan semakin aktif membantu masyarakat rentan yang terkena dampak bencana. Selain semakin tanggap, mereka juga harus dapat memiliki kemampuan manajerial dan administrasi dalam pengelolaan bencana. Serta mampu mengorganisir kegiatan masyarakat yang terkait dengan kegiatan pengurangan risiko bencana perkotaan,” jelas Wakil Ketua Pengurus Provinsi PMI DKI Jakarta Bidang Penanggulangan Bencana Komaruddin Hasjim.  

Workshop Water Rescue sangat berguna untuk petugas SATGANA untuk menunjang program kegiatan yang dilaksanakan pada saat bencana melanda kota Jakarta.

“Workshop Water Rescue ini diadakan untuk mengetahui sampai sejauh mana pengetahuan serta ketrampilan petugas SATGANA dalam penanggulangan bencana, terutama masalah banjir,” ucap Sarjono, Instruktur Water Rescue PMI Kota Jakarta Utara.

Selain itu, tambah Sarjono, petugas SATGANA harus beradaptasi dalam penanggulangan masalah banjir. “Pelatihan Water Rescue ini sangat bermanfaat untuk petugas SATGANA, karena sampai saat ini masih ada petugas yang belum paham dan mengerti dalam menggunakan peralatan serta perawatannya,” terang Sarjono.

Salah satu peserta pelatihan adalah Cintia Anggraini, Relawan PMI Kota Jakarta Barat yang merupakan satu-satunya peserta perempuan yang mengikuti pelatihan tersebut.

“Pelatihan SATGANA perlu diadakan lagi untuk angkatan selanjutnya, karena bisa meningkatkan kapasitas untuk para Relawan,” tutur Cintia Anggraini.

“Workshop itu sendiri juga bisa meningkatkan kapasitas teman-teman KSR (Korps Sukarela/Relawan) yang belum bisa berenang, dan belum tahu tentang rescue itu sendiri,” tambah Cintia.

 

Untuk informasi lebih lanjuti:Rusli Sahid, Koordinator Lapangan Program PRB-API Perkotaan PMI Provinsi DKI Jakarta, HP 081219384872. Abdurrahman, Staf Bidang Organisasi & Komunikasi PMI Provinsi DKI Jakarta, HP 08129944499

 

 

 

 

 

 

 

Read more...

Sosialisasi Bahaya Narkoba kepada PMR

Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi DKI Jakarta bekerjasama dengan PMI Provinsi DKI Jakarta mengadakan sosialisasi bahaya NARKOBA kepada anggota Palang Merah Remaja (PMR)di PMI DKI Jakarta, Selasa (1/4). Kegiatan ini dilakukan dalam rangka menerapkan kebijakan dan strategi nasional mengenaipencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap Narkoba.

Sosialisasi bertema “Dalam Rangka Menciptakan Lingkungan Sekolah yang Serasi, Aman dan Nyaman serta Bebas dari Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba tersebut dihadiri oleh Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta Rini Sutiyoso dan Kepala BNN Provinsi DKI Jakarta Brigjen Pol Drs. Ali Johardi, SH. Di depan para anggota PMR, Rini Sutiyoso mengharapkan agar PMR selalu waspada dan menjauhi segala hal yang dapat mendekatkan diri pada Narkoba. Dan yang terpenting, terus menjalin komunikasi yang baik dengan keluarga.

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Markas Pusat Palang Merah Indonesia

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 96,  Jakarta 12790 - Indonesia

Telp. +62 021 7992325 Faks. +62 021 7995188  Email: pmi@pmi.or.id