Menu

 

A Member Of 

PMI Terima Donasi Mobil UDD dari PT. Jamsostek

Untuk mendukung kegiatan operasional PMI dalam memenuhi kebutuhan stok darah secara nasional, PT. Jamsostek mendonasikan 1 unit Mobil Unit Donor Darah (UDD) kepada PMI yang diserahkan oleh Direktur Utama Jamsostek, Elvyn G. Masasya dan diterima langsung oleh Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, di Markas Pusat PMI, (8/11).

Dalam sambutan acara donasi Mobil unit donor darah ini, JK menyambut baik dengan donasi mobil UDD ini, “kami sangat berterima kasih atas bantuannya, karena akan lebih mempermudah tugas PMI dalam memenuhi kebutuhan stok darah nasional, sebanyak 4,5 juta kantong,” jelasnya.

“Mobil UDD ini memang diperlukan untuk jemput bola kepada pendonor, selain unit donor darah Fix yang tersebar di seluruh PMI di Indonesia yang berjumlah sekitar 220 Unit, serta Unit Donor Darah yang ada di mal dan universitas.” Tambah JK.

Read more...

PMI Bantu 100 ton beras bagi pengungsi Myanmar

Hingga hari ke 38, Operasi Bantuan Kemanusiaan PMI di Myanmar masih terus berlanjut. Setelah sebelumnya membantu permasalahan air bersih bagi pengungsi, kali ini Tim PMI memberikan bantuan berupa 100 Ton Beras bagi 6 Kamp pengungsi di Myanmar.

Bantuan beras ini diberikan berdasarkan hasil dari asesment multisektoral terhadap kebutuhan para IDPs  di penampungan darurat. Hasil asesment mengindikasikan, bantuan berupa pangan adalah kebutuhan prioritas utama, mengingat beras ini adalah kebutuhan pokok, yang masih sangat diperlukan.

Mr. U Tha Nu Chay,  Ketua Komite Relief dan Logistik yang juga menjabat Menteri General Affair di  Rakhine State,  atas nama otoritas pemerintah Myanmar menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada PMI atas bantuan beras tersebut.

Read more...

PMI Sumbang 2.000 Jerigen Untuk Stok Air Minum Keluarga

Dalam operasi bantuan kemanusiaan PMI di Myanmar, Tim Watsan PMI terus mengupayakan ketersediaan air bersih bagi pengungsi di Myanmar. Selain membangun pompa air,Latrine dan Tandon Air, secara bertahap PMI juga membantu penyediaan jerigen untuk tandon air minum bagi setiap keluarga.

Tim PMI dan MRCS selama kegiatan asesment lanjutan, banyak menemukan penyimpanan air yang tidak sehat. Tidak semua air direbus oleh para pengungsi, hanya sebagian pengungsi merebus terlebih dahulu air sebelum dikonsumsi. Umumnya mereka hanya menempatkan air minum di wadah atau bejana terbuka. Hal ini tentu akan membuat air mudah tercemar dan kotor.

Dr. Thaik Htun Manajer Operasi MRCS di Sittwee menjelaskan, tingginya kasus Diare dan gangguan perut lainnya di antara pengungsi harus diantisipasi dengan penyediaan bahan baku air minum yang memadai, sampai pada upaya penyimpanannya.

Read more...

PMI Latih Pertolongan Pertama untuk Kru Transjakarta

Untuk membantu dalam kesiapsiagaan Kru Transjakarta terhadap hal –hal yang membutuhkan pertolongan pertama kepada para penumpang serta meningkatkan skill karyawan, Transjakarta bekerjasama dengan PMI  mengadakan orientasi pelatihan Pertolongan Pertama (PP) tahap I kepada 30 Kru Transjakarta yang dipusatkan di Kantor Pusat Transjakarta, Sabtu (20/10).

“ini merupakan tahap pertama dari pelaksanaan orientasi PP bersama Transjakarta, nanti akan ada orientasi lanjutan dalam beberapa tahap ke depan, semuanya ada lima tahapan orientasi sampai dengan Bulan Desember 2012,” ujar Dwi Hariyadi, Kasub. Pengembangan Diklat Markas Pusat PMI.

Rencananya, sampai dengan Desember 2012, akan ada 150 orang tenaga atau kru Transjakarta yang terlatih dan mempunyai pengetahuan serta kemampuan pertolongan pertama. “Kami memang diminta pihak Transjakarta untuk memberikan orientasi Pertolongan Pertama kepada para karyawannya,” jelas Dwi.

Read more...

PMI bantu Kebutuhan Air Bersih Pengungsi Myanmar

Sampai dengan hari ke 15 misi kemanusiaan PMI di Myamar, Tim Watsan PMI telah merampungkan asesmen di penampungan pengungsi Myanmar dengan membantu kebutuhan air bersih bagi para pengungsi.

“PMI akan berkoordinasi dengan Presiden MRCS dan otoritas pemerintah Sittwee untuk rencana membantu pembangunan pompa air sebanyak 20 Unit di Kamp Bengali. Sementara untuk Latrine, PMI akan membangun 10 Unit untuk Kamp Bengali serta mengintalasi 12 unit tandon air untuk Kamp Rakhine.” Jelas Arifin M. Hadi, Team Leader Misi Kemanusiaan PMI di Myanmar.

“Selain itu, PMI juga akan membantu mobilisasi truk untuk distribusi air bersih ke barak-barak pengungsian serta pengadaan Sarana Instalansi Watsan (generator, slang  dan pompa air) dan mobilisasi relawan untuk mendukung kontruksi dan distribusi air tersebut,”  tambahnya.

Dr. Thaik Htun, operational Manager MRCS di Sitwe menyatakan bahwa saat ini MRCS telah berupaya untuk melakukan pengolahan air minum, mendistribusikan air ke barak barak pengungsian serta melakukan pelayanan medis keliling.

Read more...

PMI Berangkatkan Bantuan 50 Ribu Sarung untuk Pengungsi Myanmar

Menindaklanjuti operasi kemanusiaan Palang Merah Indonesia (PMI) di Myanmar, PMI memberangkatkan barang bantuan berupa 50 Ribu sarung bagi para pengungsi korban konflik di Myanmar pada Jumat (12/10). Bantuan diberangkatkan via jalan darat dari Gudang Regional PMI di Serang Banten menuju Pelabuhan Tanjung Priok untuk selanjutnya dengan kapal laut menuju Singapura menuju Yangoon Myanmar. Di Yangoon, bantuan akan diterima oleh pihak Palang Merah Myanmar untuk dibawa ke Sitwee di Rakhine State.

Sarung sejumlah 50 ribu ini merupakan hasil dari donasi yang telah diberikan oleh Lembaga Taruna Merah Putih dan Harian Republika yang telah diterima oleh PMI beberapa waktu lalu melalui Ketua Umum PMI Jusuf Kalla. Total nilai bantuan sarung ini adalah sebesar 750 juta rupiah.

Read more...

Operasi Watsan dan Medis PMI di Myanmar: PMI Sumbang Ambulan untuk Pelayanan Kesehatan Pengungsi Myanmar

Banyaknya jumlah penampungan darurat yang tersebar dan jaraknya jauh satu dengan lainnya adalah salah satu hambatan dalam pelayanan medis bagi para pengungsi korban konflik di Myanmar.

Selain itu, jarak antara penampungan darurat dengan rumah sakit rujukan di Sitwee cukup jauh.  Jumlah fasilitas ambulan di lapangan bagi para tenaga medis juga kurang memadai. 

Untuk menjangkau pelayanan kesehatan di seluruh wilayah yang tersebar, baik di Sitwee maupun Kyauk Taw, Palang Merah Indonesia (PMI) mendonasikan 1 (satu) unit ambulan lengkap dengan peralatan pendukung medis kepada Palang Merah Myanmar (MRCS).

“Ambulan bantuan PMI ini rencananya tidak hanya digunakan untuk melayani kesehatan para pasien di penampungan darurat, namun juga untuk mengevakuasi pasien gawat darurat dari penampungan ke rumah sakit rujukan”, Kata Win Myint Thein, Deputy Executive Director Palang Merah Myanmar.

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Markas Pusat Palang Merah Indonesia

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 96,  Jakarta 12790 - Indonesia

Telp. +62 021 7992325 Faks. +62 021 7995188  Email: pmi@pmi.or.id