Menu

 

A Member Of 

Pelatihan P3K Skala Rumah Tangga

Seringnya kecelakaan dalam rumah tangga membuat warga Perumahan Reni Jaya Pamulang Tangerang Selatan berlatihpertolongan pertama. Bertempat di Sekretariat RW.20 Blok AA Perumahan Reni Jaya  Kelurahan Pamulang Barat Kecamatan Pamulang Kota Tangsel, sebanyak 21 kaum ibu pengurus Bank Sampah Melati Bersih, Kader Posbindu, dan Posyanduberlatih keterampilan pertolongan pertama yang dipimpin relawan PMI Tangsel, Selasa ((25/03). 

Dalam kegiatan tersebut, para relawan memberikan materi pertolongan pertama untuk skala rumah tangga secara bertahap,misalnya pemahaman tentang pertolongan pertama, bagaimana menghubungi fasilitas kesehatan, dan  cara mengatasi luka perdarahan.

Read more...

Pembekalan Komunikasi Radio Darurat

Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan dan responbencana di wilayah Provinsi Jambi, PMI Provinsi Jambi melakukan Workshop Pembekalan Radio Komunikasi untuk meningkatkan kapasitas personil PMI dalam menggunakan radio komunikasi sekaligus menyampaikan informasi dan data saat pra bencana, bencana, maupun pascabencana.

Pembekalan Radio Komunikasi diikuti oleh 14 personil dari enam PMI Kabupaten/Kota yang paling rentan bencana(PMI Kabupaten Sarolangun, Kabupaten Bungo, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kabupaten Muaro Jambi dan Kota Jambi serta Kota Sungai Penuh)dan berlangsung selama 3 hari (28-30 Januari 2014) di Markas PMI Provinsi Jambi. Selama pembekalan, para peserta mendapatkan materi dan melakukan praktek tentang radio komunikasi, bagaimana menggunakan komunikasi radio, dan merakit radio komunikasi (power suplay, antene VHF dan HF). Pembekalan diberikan oleh narasumber dari BPBD Provinsi Jambi, Organisasi RAPI (Radio Antar Penduduk Indonesia), dan PMI Provinsi Jambi.

Read more...

KSR Baru Lakukan Simulasi Tanah Longsor

 

Relawan Korps Sukarela (KSR) Unit Stikes Bhamada Slawi menggelar simulasi tanggap darurat bencana tanah longsor di pesisir Sungai Cacaban Kedungbanteng Slawi Jawa Tengah, Minggu (23/3). Sebanyak 50 relawan mengikuti kegiatan yang bertajuk “Menciptakan Relawan yang Ikhlas dan Satu Kesamaan dalam Misi Kemanusiaan”yang digelar dalam rangka Pendidikan dan Pelatihan SAR KSR Angkatan IX 2014/2015 Unit Stikes Bhamada Slawi.

Komandan KSR Unit STIKes Bhamada Slawi, Deni Adi Maulana mengatakan tujuan simulasi bencana ini adalah untuk melahirkan anggota KSR PMI Unit Stikes Bhamada yang terampil dan handal dalam membantu pemerintah dalam penanganan bencana.

"Dengan mengikuti simulasi, anggota KSR baru dapat menerapkan ilmu yang didapat dalam pelatihan dengan penerapan ilmu dilapangan. Kalau kita terbiasa melakukan praktek lapangan, maka kita tidak akan kaku jika berhadapan dengan kejadian bencana yang sesungguhnya," kata Deni Adi Maulana.

Deni menambahkan, simulasi itu merupakan puncak kegiatan Diklatsar KSR yang digelar selama lima kali pertemuan pada Maret 2014.

"Agar organisasi berjalan baik, perlu relawan yang terampil dan kompeten. Mereka perlu paham kompetensi yang harus mereka miliki, seperti pertolongan pertama, penanganan korban bencana, dan sebagainya," tambah Deni.

Sementara itu Ketua Stikes Bhamada Slawi, Tri Agustina H mengatakan kegiatan para KSR PMI ini disambut baik.

"Ini salah satu wujud untuk merealisasikan misi kampus, yaitu dalam rangka pengabdian masyarakat dan memperkenalkan kepada masyarakat luas," kata Tri Agustina.

Dalam diklat tersebut, para anggota KSR Unit Stikes dibekali beberapa materi antara lain Kepalangmerahan, Kepemimpinan, Manajemen Relawan, Pertolongan Pertama pada korban bencana, Manajemen Bencana, Kehumasan, Asesment, Dapur Umum dan Mendirikan Tenda.

 

Informasi lebih lanjut: M. Nashir Jamaludin, Kepala Divisi Humas PMI Provinsi Jawa Tengah, Hp. 081228011455 atau 081575629075.

 

 

 

 

 

 

Read more...

Rumah Bibit Mangrove untuk Penghijauan

 

 

 

Sejak Januari awal tahun 2014, PMIKabupaten Aceh Jayatelah membangun 5 lokasi rumah bibit manggrove di 5 Gampong atau sebutan desa di Aceh, yaitu Gampong Baro, Lhoktimon, Jeumpheuk, Lhok Kruet dan Gampong. Pembibitan ini dilakukan untuk program penghijauan dengan mangrove di 5 desa wilayah pesisir kabupaten Aceh Jaya ini. Tidak tanggung-tanggung, jenis tanaman yang akan disemai adalah bakau dan api-api.

Rumah bibit mangrove ini tidak lain adalah bagian dari kegiatan PMI dalam Program Pengurangan Risiko Terpadu Berbasis Masyarakat (PERTAMA) di wilayah pesisir di Aceh. Masyarakat dan relawan berbasis masyarakat atau SIBAT mengelola langsung rumah bibit ini yang didampingi oleh relawan PMI yang bertugas sebagai pendamping Desa Program. Setiap desa mengelola 9 ribu sampai dengan 28 ribubatang bibit mangrove yang disesuaikan dengan kebutuhan dan ketersediaan lahan penanaman.

Informasi dari para pengelola, bibit mangrove diperkirakan bisa ditanami di lahan yang telah disiapkan di lima desa tersebut pada Mei atau Juni. Kegiatan ini sejalan dengan rencana PMI kabupaten Aceh Jaya yang akan melakukan penanaman mangrove sebanyak 100 ribu jenis bakau dan cemara di wilayah pesisir Kabupaten Aceh Jaya. Kegiatan ini bagian dari Program PERTAMA PMI bersama dengan Palang Merah Amerika.

“Kami berharap rumah bibit ini akan sangat berguna bagi masyarakat setempat, terutama untuk sumber ekonomi masyarakat dan yang lebih penting untuk menjaga lingkungan,” jelas Saiful AR, Kepala Markas PMI Aceh Jaya.   

 

Untuk Informasi lebih lanjut: Kepala Markas PMI Aceh Jaya, Saiful AR, Hp. 085277066788 atau Teuku Munawar 085277394287 atau Dedi Hasrin 085277158816 (Relawan PMI Aceh Jaya). 

 

 

 

Read more...

Hagglund Bawa Air Bersih ke Desa Terisolir

Akibat banjir lahar dingin, sejumlah daerah di Kabupaten Malang terisolir akibat akses yang rusak diterjang banjir. Namun di tengah sulitnya medan, bantuan harus tetap sampai ke masyarakat yang membutuhkan. Begitu juga dengan warga di Desa Pandansari, Dusun Kudut, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, yang membutuhkan air bersih.

“Warga kesulitan mendapatkan air bersih akibat banyak sumur merka yang rusak karena tercemar banjir lahar dingin dan terkena pasir vulkanik Gunung Kelud. Apalagi aliran air dari PDAM juga terhenti karena bencana ini,” jelas Sekretaris PMI Kabupaten Malang Aprilianto.

Melihat kondisi ini, PMI Kabupaten Malang menurunkan kendaraan amphibi yaitu Hagglund untuk membawa bantuan air bersih bagi warga di Desa Pandansari yang berjarak 5 kilometer dari kawah gunung, pada Kamis (20/2). Total air yang diberikan sebanyak 40 ribu liter dan didistribusikan dalam 8 kali antaran. Distribusi air bersih sebanyak itu didukung oleh lima unit mobil tangki air yang berada di luar Dusun Kudut.

“Untuk kondisi seperti ini, Hagglund adalah kendaraan yang tepat untuk membawa bantuan apapun, termasuk air bersih. Kendaraan ini sangat kuat dan bisa menembus lokasi sesulit apapun,” tambah Aprilianto.

Banjir lahar dingin Gunung Kelud yang terjadi pada Selasa (18/2) mengakibatkan Kali Sambong Ngantang meluap. Akses menuju Desa Pandansari pun terputus. Banyak rumah warga dan fasilitas umum seperti musalla rusak parah. 

 

Informasi lebih lanjut: Yasin, Korlap Operasi TDB PMI Kabupaten Malang, HP: 034170379750

 

 

 

 

Read more...

PMI Tempa 113 Relawan Siaga Bencana

PMI Provinsi Jawa Tengah menyelanggarakan pelatihan kesiapsiagaan yang diikuti 113 orang relawan PMI dari Kabupaten-kota Se-Jawa Tengah di Gedung Prof.DR.dr.H. Satoto, SPgK, komplek Pusdiklat PMI Jateng di Semarang, sejak 25 Februari hingga 4 Maret 2014.

Pelatihan yang diselenggarakan yaitu Pelatihan Tanggap Darurat Bencana (TDB), Pelatihan Assesmen dan Pelatihan Kehumasan. Ketua PMI Jateng Sasongko Tedjo mengatakan bahwa pelatihan ini untuk lebih meningkatkan kemampuan dan ketrampilan relawan PMI dalam merespon kejadian bencana sehingga memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Pelatihan ini untuk meningkatkan kemampuan relawan dalam tanggap bencana, sehingga dapat memberikan pelayanan secara tepat kepada warga yang terdampak bencana,” terangnya saat menutup pelatihan malam ini.

Tahun 2014 telah dicanangkan oleh Ketua Umum PMI Jusuf Kalla menjadi tahun Kualiatas PMI, direspon PMI Jateng dengan melakukan peningkatan kualitas relawan. Tiga pelatihan yang diselenggarakan bersamaan ini menjadi salah satu bentuk kesiapan PMI kabupaten-kota di Jawa Tengah dan relawannya. “Ini menunjukkan bahwa PMI kabupaten-kota di Jawa Tengah memiliki relawan berkualitas, yang mampu menjadi andalan PMI, handal dan profesional,” terang Sasongko.

Pelatihan TDB menempa relawan untuk disiplin dan beradaptasi dengan lingkungan bencana dan situasi darurat dengan diajarkan survival (bertahan) hidup di tenda dan fasilitas yang terbatas. Pelatihan Assesmen mendidik relawan untuk bisa melakukan pendataan dan analisa situasi dan kondisi wilayah dan masyarakat yang terkena bencana. Sedangkan pelatihan Kehumasan mengajarkan relawan agar mampu mendokumentasikan kegiatan pelayanan yang diberikan PMI dan memberikan informasi kepada masyarakat.

Muslim Mustofa, relawan dari PMI Kebumen mengungkapkan bahwa materi-materi pelatihan yang diberikan menambah kemampuan dan pengetahuannya, sehingga menambah bekalnya untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat saat bencana melanda.

“Pelatihan ini banyak menambah pengetahuan dan pengalaman bagi relawan. Kami akan siap untuk mengemban tugas-tugas kemanusiaan untuk membantu masyarakat,” katanya dengan semangat meski selama pelatihan tidur di tenda.

 

Informasi lebih lanjut: M. Nashir Jamaludin, Kepala Divisi Humas PMI Provinsi Jawa Tengah, Hp. 081228011455 – 081575629075. E-mail Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. atau Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

 

 

Read more...

Survey untuk Tingkatkan Layanan Ambulans

Sebagai organisasi kemanusiaan yang salah satu tugasnya bergerak di bidang kesehatan, Palang Merah Indonesia (PMI) memberikan pelayanan ambulans ke masyarakat dalam hal kedaruratan dan pelayanan medis. Hingga saat ini PMI memiliki 295 kendaraan ambulans yang tersebar di seluruh Indonesia. Ambulans PMI tidak hanya sebagai ambulans transportasi untuk mengantar pasien ke rumah sakit, tetapi juga sebagai ambulans gawat darurat (emergensi).

Ambulans PMI aktif beroperasi saat kejadian kedaruratan kecelakaan atau saat tanggap darurat respon bencana. Sehingga tidak heran jika layanan ambulans adalah salah satu pelayanan unggulan yang diberikan PMI kepada masyarakat. Di sejumlah kantor PMI di daerah, layanan ambulans juga menjadi sumber pemasukan (income generating) bagi keberlangsungan organisasi sebagai bagian dari kegiatan penggalangan sumber dana (PSD).

Layanan ambulans PMI terus ditingkatkan. Pada 2009, PMI telah mengeluarkan buku panduan pelayanan ambulans sebagai panduan untuk penyediaan pelayanan ambulans PMI yang terstandarisasi. Dan pada 2013, PMI telah melakukan Survey Kapasitas Layanan Ambulans untuk mengetahui sejauh mana kapasitas layanan ambulans PMI secara nasional.

Peserta survey adalah PMI Provinsi dan Kabupaten/Kota yang telah melakukan layanan ambulans dan yang baru akan melakukan program ambulans ini. Survey berjalan selama 3(tiga) bulan, yaitu sejak 19 Agustus hingga 19 Oktober 2013 dan dilakukan secara online untuk mempermudah proses input data, hasil survey dapat dilihat secara real time, serta dapat dipertanggungjawabkan.

Diharapkan hasil survey ini menunjukkan bahwa PMI telah menjalankan layanan ambulans sesuai dengan standarisasi panduan pelayanan ambulans PMI. Untuk detailnya, hasil survey kapasitas layanan ambulans PMI tahun 2013 dapat dilihat di http://www.surveyambulanspmi.net/

 

Untuk informasi lebih lanjut: dr. Arfan, Kepala Divisi Kesehatan Markas Pusat PMI, Hp. 08161696881 atau Taufik Jeremias, Kepala Sub Divisi Kesehatan Markas Pusat PMI, Hp. 08159211617.

 

 

 

 

Read more...

Siaga Bencana Asap dengan Bagikan Masker

PMI Provinsi Jambi menggelar aksi peduli bencana kabut asap di wilayah Kota Jambi dengan membagikan 10 ribu masker secara gratis, Jumat (14/3). PMI bekerjasama dengan BPBD dan Dinas Kesehatan setempat serta melibatkan 70 relawan di wilayah PMI Kota Jambi.

Dijelaskan Kepala Markas PMI Provinsi Jambi Astrid Firdianto, masker dibagikan kepada para pengemudi mobil dan pengguna sepeda motor di 5 jalan strategis di Kota Jambi.

“Masker kita bagikan kepada para pengguna jalan ray adi wilayah yang strategis, yaitu Simpang Pulai, Simpang Mayang, Simpang Bank Indonesia, Simpang Jelutung dan Simpang Bata,” ujar Astrid Firdianto.

Pembagian masker dilakukan mulai pukul 6 hingga 8 pagi. Relawan yang dilibatkan untuk distribusi masker ke masyarakat ini berasal dari Universitas Jambi, Akademi Perawat Telanai Bakti, STMIK Nurdin Hamzah, danSTIKES Harapan Ibu.

“Kami menghimbau masyarakat untuk menggunakan masker saat melakukan kegiatan di luar rumah. Apalagi di Jambi jarang turun hujan sehingga memperparah kondisi di kota,” tambah Astrid.   

Pihak PMI Provinsi Jambi terus berkoordinasi dengan PMI di 11 Kabupaten/Kota dalam Bencana darurat asap di Kota Jambi, termasuk untuk mensosialisasikan penggunaan masker secara tepat.

“Kami juga berpesan kepada masyarakatagar selalu waspada terhadap dampak kebakaran hutan dan lahan, serta lindungi hutan dan lahan untuk anak cucu kita,” kata Astrid. 

Sejak Kamis (13/3), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi mulai memberlakukan siaga bencana asap di daerah itu. Asap kebakaran lahan dan hutan hingga saat ini masih menyelimuti wilayah Jambi. Siaga bencana asap ini juga diberlakukan akibat kualitas udara yang semakin memburuk dan tingginya kasus infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) di kota Jambi.

 

Informasi lebih lanjut: Astrid Firdianto, Kepala Markas PMI Provinsi Jambi, Hp. 082323 453 280. Kontak Media: Nelly Herawati, Staf Humas PMI Provinsi Jambi, Hp. 0812 80122 192.

 

 

 

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Markas Pusat Palang Merah Indonesia

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 96,  Jakarta 12790 - Indonesia

Telp. +62 021 7992325 Faks. +62 021 7995188  Email: pmi@pmi.or.id