Menu

 

A Member Of 

Vertiminaponik, Inovasi Ketahanan Pangan dalam Keterbatasan Lahan Featured

Sibat PMI membuat vertiminaponik sebagai inovasi ketahanan pangan Sibat PMI membuat vertiminaponik sebagai inovasi ketahanan pangan

Solo - Menciptakan masyarakat tangguh banjir tidak melulu persoalan kesigapan masyarakat menghadapi banjir. Namun juga bagaimana mengurangi dampak dari banjir yang seringkali menimpa masyarakat di daerah banjir. Salah satu dampak yang terasa adalah di bidang ekonomi dan pangan, dimana biasanya perekonomian dan pangan  keluarga lumpuh saat terkena banjir. Guna membantu mengatasi hal tersebut, PMI Kota Surakarta bersama SIBAT mencoba meningkatkan ketahanan pangan warga di daerah banjir dengan memanfaatkan keterbatasan lahan yang ada melalui program Vertiminaponik.

Vertiminaponik merupakan teknik mengabungkan antara bercocok tanam organik dengan budidaya ikan didalam satu tempat.  Melihat situasi perkotaan yang lahannya sempit, Vertiminaponik ini sangat cocok dikembangkan. Selain mudah perawatannya, hasilnya pun lebih cepat dirasakan oleh masyarakat.

Menurut Wanto kordinator CFR PMI Kota Surakarta, program Vertiminaponik ini akan dilaksanakan di 3 kelurahan rawan banjir yaitu Semanggi, Sangkrah, & Sewu. Untuk masing – masing kelurahan direncanakan 100 paket vertiminaponik, dimana untuk 1 paket bisa menampung 50 tanaman. Sehingga diharapkan di dalam 1 kelurahan, bisa tertanam 5000 tanaman sayur.

Ester Murtiningsih, anggota SIBAT Kelurahan Sewu sebagai pemarkasa vertiminaponik ini menyampaikan,  program Vertimina ini selain melibatkan anggota SIBAT juga melibatkan masyarakat setempat. Saat ini yang sudah terpasang di RW 6, RW 8 dan di kelurahan sebagai percontohan. 

“Tanaman yang digunakan adalah sayur yang sering digunakan masyarakat, seperti cabai, bayam, kangkung dan lain sebagainya,” lanjut Ester.

Jumadi, selaku pengawas lapangan program vertiminaponik ini menyampaikan, program ini bertujuan sebagai ketahanan pangan mandiri.  Dalam artian, hasilnya bisa dipakai masyarakat sehingga bisa mengurangi biaya untuk pangan. Sedangkan, tujuan jangka panjangnya diharapkan program ini bisa menumbuhkan kelompok tani yang mampu menghasilkan sayuran organik yang bisa dijual di pasar – pasar baik tradisional maupun modern.

Untuk informasi selengkapnya: Riki Mirzam, Humas PMI Solo, Hp: 08562828084

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

back to top

Markas Pusat Palang Merah Indonesia

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 96,  Jakarta 12790 - Indonesia

Telp. +62 021 7992325 Faks. +62 021 7995188  Email: pmi@pmi.or.id